Kapolda Papua Sebut Ada Oknum Anggota Brimob Terlibat Jual-Beli Senpi di Nabire

23 Oktober 2020 18:41
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw. Foto: Raga Imam/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw. Foto: Raga Imam/kumparan
ADVERTISEMENT
Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw mengatakan, tim gabungan TNI dan polisi telah menggagalkan jual-beli senapan serbu di Nabire yang melibatkan seorang oknum polisi anggota Brigade Mobil.
ADVERTISEMENT
"Memang benar tim gabungan berhasil mengagalkan jual-beli senjata api yang melibatkan anggota Brimob, yakni Bripka JH, dan saat ini sudah ditahan di Jayapura," katanya, di Jayapura, Papua, Jumat (23/10), seperti dilansir Antara.
Ia menyatakan, mereka sedang mendalami kasusnya, termasuk kemungkinan senapan serbu itu dipakai untuk memperkuat kelompok bersenjata (KKB).
Ia menyatakan, informasi tentang jual-beli senjata api sudah lama terendus namun baru terungkap setelah anggota Brigade Mobil di Nabire bersama dua pucuk senjata api yang dibawa.
"Dari pengakuan rekannya yang menjadi perantara, sudah enam kali terjadi aktivitas jual beli senjata api," kata Waterpauw.
Ia mengeluarkan sinyalemen senapan serbu itu nanti digunakan orang atau kelompok untuk mengganggu kamtibmas juga menembak warga sipil dan aparat keamanan.
ADVERTISEMENT

Kasus jual-beli senjata api itu terbongkar Kamis (21/10) setibanya Bripka JH di Nabire bersama dua pucuk senapan serbu jenis M-16 dan M4.

"Sabar ya, karena penyidik masih mendalami sambil menunggu salah seorang saksi mantan anggota TNI yang saat ini dalam perjalanan ke Jayapura," kata Waterpauw.
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020