Kapolres Dairi Minta Maaf Sudah Pukul 2 Anggotanya hingga Masuk RS
·waktu baca 2 menit

Kapolres Dairi, AKBP Reinhard Habonaran Nainggolan, meminta maaf terkait tindakan disiplin yang diberikan dia kepada dua anggotanya hingga masuk rumah sakit. Keduanya sebelumnya diberikan tindakan disiplin berupa pukulan.
"Saya meminta maaf atas kejadian tersebut dan berjanji tidak akan mengulangi kembali," kata Reinhard dalam keterangannya yang diterima kumparan, Rabu (30/8).
Reinhard mengatakan dia juga sudah mendatangi kedua anggotanya itu ke RSUD Sidikalang untuk bertanggung jawab dan meminta maaf secara langsung.
Kronologi
Reinhard menjelaskan kejadian tersebut bermula pada Senin (28/8) sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu, dia sedang berolahraga pagi sambil melakukan pengecekan terhadap petugas piket.
"Ditemukan bahwa Pawas, Padal, dan petugas yang melaksanakan piket jaga, tidak menjawab panggilan radio HT (handy talky)," katanya.
Kemudian, dia memanggil seluruh petugas piket dan memberikan tindakan tertulis berupa teguran serta tindakan disiplin berupa hormat bendera.
Kata dia, setelah itu seluruh personel itu ditanyai soal alasan tidak menjawab HT. Kedua anggotanya itu menjawab bahwa HT tersebut rusak.
"Saya mengecek langsung dan ternyata HT tersebut berfungsi baik. Kemudian, saya melakukan tindakan disiplin berupa tindakan fisik pembinaan kepada kedua petugas piket," katanya.
Usai kejadian itu, katanya, semua petugas piket meninggalkan lapangan apel. Sementara, kedua personel tersebut dibawa ke Propam Polres Dairi.
"Ternyata kedua petugas piket intelkam yang berada di ruangan propam itu punya mempunyai penyakit bawaan, yang satunya saraf terjepit dan satunya hipertensi. Sehingga kedua petugas piket tersebut setelah itu berobat ke RSUD Sidikalang," katanya.
Lanjut Reinhard, dirinya juga tidak mengetahui bahwa kedua anggotanya tersebut dibawa ke rumah sakit. Dia baru mengetahuinya usai rapat online bersama Kapolda Sumut.
"Saya baru mengetahui keduanya berobat ke RSUD Sidikalang setelah selesai melaksanakan Zoom meeting. Saya merasa bertanggung jawab dan sebagai permohonan maaf, mengunjungi kedua personel tersebut," katanya.
Usai meminta maaf, Reinhard kemudian dipanggil ke Polda Sumut untuk menjalani pemeriksaan.
