Kapolri Antisipasi Petugas KPPS Banyak yang Meninggal Seperti Pemilu 2019
·waktu baca 1 menit

Sejumlah petugas KPPS meninggal dunia akibat kelelahan saat mengawal TPS jelang pencoblosan. Beberapa kasus sudah terjadi, seperti di Pidie, Magetan, Medan dan Wonosobo.
Untuk mengantisipasi kejadian seperti Pemilu 2019, saat banyak petugas TPPS bertumbangan, Polri meminta seluruh pihak yang bertugas saat pencoblosan untuk menjaga kesehatan.
Tercatat pada Pemilu 2019, sebanyak 894 petugas KPPS meninggal dunia dan 5.175 orang mengalami sakit. Kebanyakan penyebabnya akibat kelelahan.
"Tentunya kita melihat fenomena di 2019 banyak petugas yang kelelahan, kecapekan, sehingga di hari tenang kemarin kita minta pada petugas, baik Polri tentunya bersama TNI dan petugas TPS, untuk dicek ulang kesehatan, sehingga kita memastikan bahwa kondisi mereka saat bertugas dalam kondisi baik," ujar Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat apel Mantap Brata pengamanan Pemilu di Monas, Jakpus, Rabu (14/2).
Sigit sudah mendapat informasi tentang sejumlah petugas KPPS yang kelelahan hingga meninggal dunia. Ia terus mengingatkan kepada mereka untuk menjaga diri dengan baik.
Jelang pencoblosan, sudah 6 anggota KPPS meninggal dunia. 2 Orang di Pidie, Aceh, satu orang di Magetan, satu orang di Medan, dan satu orang di Wonosobo. Penyebabnya rata-rata akibat kelelahan.
