Kapolri Copot Kapolres Dairi AKBP Reinhard Imbas Kasus Pukul Anak Buah

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit memberikan keterangan pers di lobi Rupatama Mabes Polri, Selasa (19/9/2023).  Foto: Thomas Bosco/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit memberikan keterangan pers di lobi Rupatama Mabes Polri, Selasa (19/9/2023). Foto: Thomas Bosco/kumparan

Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mencopot AKBP Reinhard Habonaran Nainggolan dari jabatannya sebagai Kapolres Dairi. Reinhard sebelumnya sempat memukul anggotanya.

Pencopotan ini tertuang dalam Surat Telegram Rahasia dengan nomor: ST/2164/IX/KEP./2023 tertanggal 26 September 2023 yang diteken AsSDM Kapolri Irjen Dedi Prasetyo.

"Ini merupakan penyegaran dan tour of duty," ujar AsSDM Kapolri Irjen Pol Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi lewat pesan singkat, Selasa (26/9).

Kapolres Dairi, AKBP Reinhard, mengunjungi dua anggotanya yang masuk rumah sakit usai diberi tindakan disiplin dan meminta maaf. Foto: Polres Dairi

Dalam mutasi tersebut tertulis AKBP Reinhard dimutasi dalam rangka evaluasi jabatan. Posisi Reinhard akan digantikan AKBP Agus Bahari Parama Artha.

AKBP Reinhard kini memang masih diperiksa Propam Polda Sumut. Pemeriksaan itu terkait memberikan tindakan disiplin berupa tindakan fisik kepada dua anggotanya pada Senin (28/8) lalu.

Hal itu dilakukan dia saat melakukan inspeksi mendadak sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu, dia mendapati petugas piket tidak menjawab panggilan radio HT (handy talky).

kumparan post embed

Saat ditanyai, dua anggotanya itu mengaku bahwa HT tersebut rusak. Namun, kata Reinhard, saat di-cek, HT tersebut dalam kondisi baik. Lalu, dia memberikan tindakan disiplin kepada dua anggotanya itu.

Dua anggotanya yang mempunyai sakit bawaan itu akhirnya harus menjalani pengobatan di RSUD Sidikalang.

Reinhard sudah mendatangi dan meminta maaf kepada dua anggotanya itu.

“Saya meminta maaf atas kejadian tersebut dan berjanji tidak akan mengulangi kembali," kata Reinhard.