Kapolri Gandeng 4.425 Ojol 'Jogo Jatim' untuk Jaga Kamtibmas

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin Apel Ojol (ojek online) Kamtibmas di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jumat (31/10/2025). Foto: Dok. kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin Apel Ojol (ojek online) Kamtibmas di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jumat (31/10/2025). Foto: Dok. kumparan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin Apel Ojol Kamtibmas di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jumat (31/10).

Apel ojek online (ojol) ini mengusung tema "Jogo Jatim Bersama Polda Jawa Timur" diikuti oleh ribuan ojol dari beberapa wilayah di Jawa Timur. Hadir juga Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Tercatat ada 4.425 ojol hadir dari Jawa Timur, mulai dari Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Sidoarjo, Pasuruan, Kota Kediri, Kota Surabaya, hingga Kota Pasuruan.

Kapolri juga melihat beberapa inovasi dari sejumlah Polres di bawah naungan Polda Jawa Timur. Beberapa Polres menciptakan inovasi mulai dari pelayanan SIM, STNK, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga gerai bengkel untuk ojol yang membutuhkan.

Kapolri juga sempat berinteraksi dengan salah satu wanita pengemudi ojol bernama Hernawati. Kapolri dibuat kagum dengan perjuangan Hernawati sebagai ojol dan ibu rumah tangga.

"Saya ojol juga ibu rumah tangga, membantu perekonomian keluarga, suami kerja juga. Kalau narik dari pagi setelah mengantarkan anak sekolah, jam 5 sore saya matikan [aplikasi], istirahat, pulang," kata Hernawati.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin Apel Ojol (ojek online) Kamtibmas di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jumat (31/10/2025). Foto: Dok. kumparan

Para ojol dari berbagai perusahaan ini diberi rompi berwarna biru yang bertuliskan Jogo Jatim. Selain apel ojol, para ojol yang datang juga diberi helm gratis, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga pasar murah sembako.

Kapolri mengapresiasi para ojol yang menjadi penopang perekonomian masyarakat Indonesia. Bagi Kapolri, ojol menjadi elemen penting untuk mendongkrak perekonomian keluarga. Makanya ia mendorong deklarasi dan apel ojol untuk turut menjaga keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas),

"Deklarasi ini menjadi salah satu bentuk kemitraan antara Polri dan komunitas ojol dan tentunya juga dengan seluruh elemen lain pemerintah daerah teman-teman ojol, dan yang lain. Di mana kita bersama-sama sepakat bahwa peran ojol sebagai salah satu komunitas yang bisa membantu pertumbuhan ekonomi," ucapnya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin Apel Ojol (ojek online) Kamtibmas di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jumat (31/10/2025). Foto: Dok. kumparan

Menurutnya, ojol menjadi mitra penting kepolisian dalam menjaga lingkungan. Apalagi ojol berada di garda terdepan yang bersentuhan dengan masyarakat dan berada di jalanan. Maka informasi sekecil apa pun terkait gangguan keamanan ketertiban di masyarakat itu bisa dilaporkan.

"Ojol yang tiap hari berada di jalan tentunya akan melihat banyak sekali hal-hal yang tentunya bisa dilaporkan kepada kepolisian, apabila itu terkait dengan masalah-masalah terkait dengan keselamatan di jalan, dengan masalah-masalah gangguan kesehatan yang ada di jalan, kami Polri tentunya ingin bermitra dan berkontribusi," jelasnya.

"Saya harapkan teman-teman ojol juga bisa ikut berkontribusi bersama-sama menjaga dan menginformasikan apabila ada permasalahan - permasalahan yang tentunya harus di respons cepat oleh Polri," imbuhnya.

Para ojol menghadiri apel Ojek Online Kamtibmas di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jumat (31/10/2025). Foto: Dok. kumparan

Kapolri juga menyinggung pentingnya peran ojol terkait dengan pertumbuhan perekonomian Indonesia. Pasalnya, mereka menjadi penghubung antara pelaku usaha dengan konsumen.

"Ojol menjadi penghubung antara pelaku ekonomi, pelaku UMKM dengan masyarakat atau konsumen, dan ini tentunya sangat mendorong pertumbuhan ekonomi," ujar Kapolri.

Maka demi menciptakan situasi kondusif, perlu sinergi antar elemen masyarakat, salah satunya dari komunitas ojol dan Polri. Bila situasi kondusif di masyarakat tercipta, maka pertumbuhan ekonomi bisa berjalan dan kian meningkat.

"Kita bisa sama-sama menjaga situasi optimalisasi yang kondusif, karena kita tahu bahwa agar perkembangan ekonomi berjalan, agar seluruh masyarakat bisa menjalankan usahanya dengan baik, tentunya dibutuhkan kondisi keoptimasi yang kondusif. Terima kasih teman-teman ojol yang bergabung dan bersinergi," kata Kapolri.

Apel Ojol Sebelumnya Diadakan di Jakarta

Suasana apel Ojol Kamtibmas di Monas, Jakarta pada Senin (20/10/2025). Foto: Luthfi Humam/kumparan

Apel Ojol Kamtibmas sebelumnya juga dipimpin oleh Kapolri di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada 20 Oktober.

Apel bertajuk "Jaga Jakarta Bersama Polda Metro Jaya" ini diikuti oleh sekitar 10.000 pengemudi ojek online di wilayah Jabodetabek.

Apel ini berfokus pada penguatan sinergi antara Polri dan komunitas ojol untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Jakarta.