Kapolri: Kecelakaan Mudik 2025 Menurun, Warga Lebih Cepat Sampai

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (kiri) bersama Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto (kanan) berjalan melintasi rel kereta api saat meninjau arus mudik Lebaran di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Sabtu (6/4/2024). Foto: Erlangga Bregas Prakoso/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (kiri) bersama Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto (kanan) berjalan melintasi rel kereta api saat meninjau arus mudik Lebaran di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Sabtu (6/4/2024). Foto: Erlangga Bregas Prakoso/ANTARA FOTO

Arus mudik terus meningkat. Penanganan mudik kali ini, dinilai lebih baik dari dari tahun lalu, paling tidak sampai H-3 lebaran.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, indikatornya paling tidak terlihat dari angka kecelakaan yang terjadi selama mudik lebaran 2025.

"Kecelakan terjadi penurunan dibandingkan tahun 2024 terjadi 31 kejadian kecelakaan. Tahun ini, sampai saat ini ada 26 [kecelakaan] turun 16%," kata Sigit saat konferensi pers di Gerbang Tol Cikampek Utama, Jumat (28/3).

Foto udara kendaraan memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama, Karawang, Jawa Barat, Jumat (28/3/2025). Foto: ANTARA FOTO/Fauzan

Lalu, korban juga menurun. Tahun lalu, jumlahnya mencapai 54 orang, tahun ini turun jadi 45 orang atau 17%. Lalu korban meninggal dari 12 menjadi 3 orang atau turun 75%.

"Dengan demikian jika melihat secara fatalitas, keamanan mudik tahun ini alhamdulillah jauh lebih baik. Kita harapkan sampai selesai nanti operasi jumlah kecelakaan betul-betul kita jaga kita kelola agar tetap bisa bertahan bisa lebih rendah dibandingkan tahun yang lalu," jelas dia.

kumparan post embed

Kelancaran mudik ini juga berpengaruh pada waktu tempuh warga menuju ke tujuan. Sigit mengungkapkan, ini juga mengalami perbaikan dari tahun lalu.

"Dari hasil pendataan, kecepatan rata-rata dan kecepatan sampai dari Jakarta ke Jateng di 5 jam 12 menit. Ini jauh lebih cepat dibanding tahun kemarin karena untuk kecepatan rata-rata 11,5% dari 74 km jadi 82,94 km per jam," ucap dia.

Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan saat pemberlakuan one way di KM 188 Tol Cipali, Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Kamis (27/3/2025). Foto: kumparan

Sigit meminta semua jajaran menjaga stamina dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Tentu sampai pada masa arus balik nanti.

"PR kita selanjutnya untuk melaksanakan persiapan arus balik," ucap dia.