Kapolri soal Pelaku Penjarahan di Sumatera: Semua Dilepas, Mereka Butuh Makan
·waktu baca 2 menit

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan saat ini pelaku penjarahan di tengah bencana Sumatera sudah dibebaskan.
Sebelumnya terjadi penjarahan ke toko swalayan hingga gudang bulog karena kekhawatiran bantuan yang tidak kunjung datang. 16 orang pun sempat diamankan.
“Bahwa sampai saat ini sudah tidak ada lagi, yang diamankan semua sudah kita lepas,” kata Listyo dalam konferensi pers bersama di Posko Terpadu TNI Penanggulangan Bencana Alam di Lanud Halim Perdanakusuma pada Rabu (3/12).
Listyo mengungkapkan, penjarahan dilakukan bukan karena niat melakukan mencuri. Tapi karena dalam situasi darurat dengan stok pangan yang terbatas.
“Kita juga paham saat itu mereka hanya membutuhkan logistik makanan dan saat ini semua sudah dilepas,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Menko PMK Pratikno yang juga menyebut, pemerintah turut membantu masyarakat dengan menyalurkan bantuan beras dari Bulog. Petugas di lokasi langsung memberikan satu karung beras seberat 5 kg. kepada warga yang berkerumun di gudang Bulog.
“Jadi dalam situasi seperti ini pemerintah berusaha meringankan beban masyarakat. Jadi karena masyarakat butuh ya waktu itu terus langsung satu orang dikasih 1,” kata dia.
“Yang sebenarnya terjadi saat itu di Sibolga pemberian bantuan kemudian bisa berjalan dengan baik dan awalnya memang berkerumun, kemudian sudah bubar,” sambungnya.
Ia juga memaparkan, saat ini distribusi bantuan terus didorong oleh pemerintah baik melalui jalur darat maupun udara.
