Kapolri Tegaskan Situasi Aceh Sudah Kondusif Pascaricuh di Hari Damai

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam acara peresmian 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI Angkatan Darat oleh Presiden Republik Indonesia pada Kamis (13/8/2026). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam acara peresmian 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI Angkatan Darat oleh Presiden Republik Indonesia pada Kamis (13/8/2026). Foto: Dok. Istimewa

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan situasi di Aceh saat ini sudah terkendali usai sempat terjadi kericuhan pada peringatan Hari Damai Aceh ke-21, Sabtu (15/8).

Listyo mengatakan polisi telah mengambil langkah-langkah penanganan terhadap sejumlah kegiatan yang muncul di beberapa wilayah, termasuk di Aceh.

"Beberapa kegiatan yang tentunya muncul di beberapa waktu terakhir di beberapa wilayah, seluruh jajaran tentunya sudah melaksanakan langkah-langkah dan saat ini situasinya seluruhnya sudah terkendali," kata Listyo di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (17/8).

Listyo menegaskan polisi terus melakukan langkah penanganan untuk memastikan kondisi keamanan tetap terjaga.

"Saat ini situasinya seluruhnya sudah terkendali," ujarnya.

Pada Sabtu itu, masyarakat Aceh di Masjid Baiturrahman Banda Aceh menggelar Hari Damai Aceh yang mengenang MoU Helsinki, antara pemerintah RI dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang ditandatangani pada 15 Agustus 2005.

Acara dilaporkan berjalan lancar, hingga ada pengibaran bendera Bulan Sabit. Aparat keamanan lalu menurunkan bendera itu, dan pecahlah kericuhan antara massa dan aparat.

Situasi kemudian berangsur kondusif. Beberapa kelompok massa membubarkan diri dari lokasi. TNI-Polri berjaga untuk mengamankan situasi.