Kapolri Titip Perusahaan Jadikan Buruh sebagai Mitra, Minta Jaga Persatuan

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meminta perusahaan menjadikan buruh sebagai mitra dan bagian dari keluarga. Menurutnya, hubungan industrial yang baik penting untuk menjaga keberlangsungan perusahaan sekaligus kesejahteraan pekerja.
Hal itu disampaikan Sigit saat menghadiri Konsolidasi Akbar Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di Cikarang, Kabupaten Bekasi.
“Tolong saya titip betul: jadikan rekan-rekan pekerja ini sebagai mitra dan aset perusahaan, sebagai keluarga,” kata Sigit dalam sambutannya.
Menurutnya, perusahaan dan buruh sama-sama memiliki kepentingan untuk menjaga keberlangsungan usaha. Perusahaan membutuhkan pekerja agar dapat berkembang, sementara buruh membutuhkan perusahaan sebagai tempat bekerja dan memperoleh kesejahteraan.
“Karena begitu beliau-beliau, teman-teman ini menjadi bagian dari keluarga, tentunya kita bersama-sama berpikir bagaimana agar rumah besar kita, perusahaan ini, kemudian bisa tumbuh,” ujarnya.
“Perlu diperoleh titik keseimbangan antara harapan pengusaha agar perusahaan terus beroperasi dan menghasilkan keuntungan, serta harapan buruh untuk hidup sejahtera,” tambah Sigit.
Sigit mengatakan perbedaan pendapat antara pengusaha dan buruh merupakan hal yang wajar. Namun, perbedaan tersebut seharusnya diselesaikan dengan dialog dan musyawarah.
Ia mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah dinamika hubungan industrial.
“Jadi yang penting maksudnya adalah kita paham kalau kita rukun, kita bisa bersatu, tapi kalau kita selalu ribut, rusuh, selalu konflik, tentu akan membuat semuanya menjadi bubar. Dan ini tentunya yang harus kita hindari dalam situasi seperti ini,” kata dia.
Sigit juga menilai kerja sama antara pemerintah, pengusaha, dan buruh diperlukan untuk menjaga iklim investasi serta mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
