Karangan Bunga untuk Ahok Tetap Dipajang sampai Layu

Seribu lebih karangan bunga untuk Ahok-Djarot memenuhi halaman Balai Kota, Jakarta, sejak Senin (24/4). Pemprov DKI Jakarta akan tetap memajang karangan bunga itu hingga layu sebelum dibuang.
"Biarin aja, kan namanya ucapan. Kalau kita dikirimin bunga kan gitu juga, kalau masih bisa dipajang ya dipajang," ujar Kepala Biro Umum Pemprov DKI Jakarta, Agustino Darmawan saat dihubungi kumparan (kumparan.com), Rabu (26/4).
Baca juga: Total Karangan Bunga untuk Ahok Bernilai Rp 500 Juta

Namun, apabila sudah layu bunga akan dibuang. "Kalau yang layu kita buang, yang penting kan sudah tercatat di KDH (Biro Kepala Daerah)," kata Agustino.
Agustino mempersilakan jika ada warga yang ingin mengambil karangan bunga yang sudah layu itu dari Balai Kota "Kalau (bekasnya) ada yang mau ngambil silakan," lanjut Agustino.
Baca juga: Karangan Bunga untuk Ahok Dipesan Perorangan Bukan Borongan

Hingga saat ini, karangan bunga itu tampak memenuhi halaman kantor Ahok hingga ke pinggir jalan. Pengirimnya adalah pendukung Ahok-Djarot di Pilgub DKI. Karangan bunga dikirim menyusul kekalahan Ahok-Djarot di Pilgub DKI versi hitung cepat.
Baca juga: Aneka Kalimat Baper di Karangan Bunga untuk Ahok-Djarot

