Karhutla Makin Gawat, Mahfud Sebut Masih Bisa Terjadi hingga Maret 2024

Menkopolhukam Mahfud MD mengupdate situasi terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan di Sumatera dan Kalimantan. Belakangan titik api makin meluas di sejumlah wilayah.
Apa yang akan dilakukan pemerintah?
"Terus dilakukan di bawah koordinasi BNPB. Penegakan hukum juga semakin ditingkatkan. Misalnya saat ini sudah ada 35 area yang telah disegel sebagai langkah awal penegakan hukum," kata Mahfud dalam jumpa pers virtual, Senin (9/10).
Area disegel karena terbukti memicu lahan terbakar. Selain itu sejumlah orang juga telah dipolisikan.
"Dan sudah ada puluhan orang yang menjadi tersangka karena pembakaran lahan," tuturnya.
BMKG memprediksi dampak El Nino yakni kekeringan berkepanjangan masih terus terjadi hingga awal 2024. Ini dikhawatirkan bisa memperparah situasi karhutla.
"BMKG memprediksi dampak El Nino akan sampai pada sekitar Februari dan Maret 2024 meskipun tadi Bu Dwikorita (Kepala BMKG) mengajak kita berharap mudah mudahan juga selesai di Januari," katanya.
"Tapi kita harus antisipasi sampai Februari Maret," tegasnya.
Ia menambahkan, perkiraan moderatnya memang sampe Januari. Sementara dampak puncak El Nino diprediksi saat ini masih dialami.
"Di mana terjadi suhu yang panas karena awan hujan hampir tidak ada sinar matahari langsung. Karena tidak ada awan sekarang ini," jelasnya.
"Agar semua kita waspada karena hari hari ini kita masih berada di puncak El Nino dan masih akan berlangsung cukup lama," sambung Mahfud.
Koordinasi dengan Daerah
Mahfud juga menginstruksikan ke aparat terkait untuk selalu memantau situasi. Misal di Riau dan Banjarmasin yang belakang kondisinya makin memburuk.
"Para gubernur, pangdam, kapolda, se-Kalimantan dan se-Sumatera hari ini juga sudah memberikan laporan lengkap tentang situasi di daerah masing masing. Serta apa yang sudah dilakukan," katanya.
"Serta apa yang akan dilakukan dan apa yang diperlukan dalam rangka sinergitas pusat dan daerah kementerian lembaga dan juga masyarakat," tutup dia.
Situasi di Riau
Kabut asap sedemikian parah membuat Pemerintah Provinsi Riau menerapkan kegiatan belajar daring mulai Senin (9/10). Ini berlaku untuk sekolah tingkat SMA, SMK, dan SLB.
"Berdasarkan pemantauan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di beberapa wilayah Kabupaten atau Kota di Provinsi Riau saat ini menunjukkan kualitas udara dengan level tidak sehat," kata Kadisdik Provinsi Riau, Kamsol, Minggu (8/10).
Sementara itu, data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, terdapat 220 titik panas di Riau.
