Kartu Kesehatan Jemaah Haji Kini Dilengkapi IPS, Dibawa saat Keluar Pemondokan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala Subdirektorat Data dan Siskohat Ditjen PHU Kementerian Agama Hasan Afandi. Dok Kemenag.
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Subdirektorat Data dan Siskohat Ditjen PHU Kementerian Agama Hasan Afandi. Dok Kemenag.

Kesehatan jemaah haji menjadi hal yang sangat diperhatikan pemerintah. Dalam penyelenggaraan haji 2024 ini, Kementerian Agama melakukan inovasi pada Kartu Kesehatan Jemaah Haji (KKJH) yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan.

Tahun ini, di belakang kartu akan ditambahkan International Patient Summary (IPS) atau berita riwayat kesehatan jemaah. Data dari IPS ini akan memudahkan petugas haji dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada jemaah.

"KKJH ini memudahkan bila diperlukan pelayanan kesehatan sewaktu-waktu," kata Kepala Subdirektorat Data dan Siskohat Ditjen PHU Kementerian Agama Hasan Afandi di acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Jumat (22/3).

Jemaah haji kloter SUB 38 menunggu bus di Hotel 603 kawasan Raudhah, Makkah, Arab Saudi, Senin (10/7/2023). Foto: Wahyu Putro A/ANTARA FOTO

Kartu ini dilengkapi QR code dan bila di-scan bisa memberikan informasi soal riwayat penyakit jemaah.

"Terkait rekam medis, vaksinasi, dan riwayat pembinaan kesehatan jemaah haji," ucapnya.

Peserta mengikuti Bimtek PPIH Arab Saudi di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Selasa (19/3/2024). Foto: Salmah Muslimah/kumparan

Jemaah haji diimbau untuk selalu membawa KKJH saat keluar dari pondokan. Hal ini untuk memudahkan tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi para jemaah. Sehingga kesehatan jemaah haji bisa selalu terpantau agar bisa melaksanakan ibadah haji dengan lancar.