Karyawan Supermarket di Medan Diduga Tertular Corona dari Teman Indekos

kumparanNEWSverified-green

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi positif terkena virus corona.
 Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi positif terkena virus corona. Foto: Shutterstock

Seorang karyawan wanita di Brastasgi Supermarket Medan dinyatakan positif corona berdasarkan hasil swab PCR pada Rabu (13/5).

Awalnya, karyawan berinisial Y itu melaporkan ada seorang penghuni di indekos tempatnya tinggal yang memiliki gejala corona. Diduga ia tertular corona dari penghuni tersebut.

"Kebetulan di tempat kosnya ada yang diduga positif (corona)," ujar HRD Brastagi Supermarket Medan, Herlen Lubis, kepada wartawan, Selasa (19/5)

Mendapat informasi itu, pihak manajemen langsung memerintahkan Y tidak bekerja dan memintanya ikut rapid test.

"Tanggal 30 April kita suruh rapid test di Rumah Sakit Bunda Thamrin, namun hasilnya negatif. Kemudian dari Puskesmas di Jalan Rantang meminta (Y) diperiksa swab. (Lalu) hasil dari swab inisial Y positif," ujar Harlen.

Karyawan Brastagi Supermarket, Medan, saat mengikuti rapid test virus corona, Selasa (19/5). Foto: Dok. Istimewa

Sampai hari ini, kata Herlen, pihaknya terus memonitor kondisi kesehatan Y. Pihak supermarket juga telah berkoordinasi dengan Gugus Tugas Sumut untuk melakukan rapid test kepada seluruh karyawannya.

"Total karyawan ada 200. Ada beberapa SPG yang sudah melakukan rapid test di daerahnya masing-masing," ujar Harlen.

Sementara itu Kepala Gugus Tugas Kota Medan, Edwin, mengatakan rapid test dilakukan untuk melacak siapa saja yang pernah kontak erat dengan Y. Sejauh ini sudah ada 130 karyawan yang mengikuti rapid test.

"Kita betul-betul ingin memastikan apakah ada yang terpapar. Kalau ada yang positif kita langsung lakukan swab. Sebelumya ada satu orang yang positif yang kini telah dilakukan perawatan," ujar Edwin.

Brastagi Supermarket, Medan. Foto: Dok. Istimewa

***

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.