Karyoto soal Kebiasaan Buruk Pengendara: Parkir Sembarangan-Terobos Lampu Merah

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto membuka  rapat lintas sektoral Ops Kepolisian Ketupat Jaya - 2024 wilayah hukum Polda Metro Jaya di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (1/4/2024). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto membuka rapat lintas sektoral Ops Kepolisian Ketupat Jaya - 2024 wilayah hukum Polda Metro Jaya di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (1/4/2024). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto, meninjau kerja Tim Urai Kemacetan yang baru-baru ini diluncurkan. Peninjauan dilakukan di traffic light Kuningan dan traffic light Mampang Prapatan pada Jumat (14/2) malam.

Dari hasil peninjauannya, Karyoto menilai masih ada kebiasaan buruk yang acap kali dilakukan para pengguna jalan, sehingga membuat kemacetan Jakarta semakin parah.

Kebiasaan buruk yang dimaksud yakni parkir sembarangan, menerobos lampu merah, dan menggunakan trotoar sebagai jalur alternatif.

"Hal-hal seperti ini yang sering memperparah kondisi lalu lintas. Oleh karena itu, kami minta masyarakat untuk lebih sadar dan tidak melakukan pelanggaran yang bisa mengganggu kelancaran arus kendaraan," kata dia melalui keterangan yang diterima pada Sabtu (15/2).

Tim Pemecah Kemacetan Polda Metro Jaya. Foto: Dok. Istimewa

Maka dari itulah, Karyoto membentuk Tim Urai Kemacetan. Dia berharap tim yang dibentuknya dapat mengurangi titik kemacetan di Jakarta. Para pengguna jalan diharapkan dapat menaati imbauan polisi dan tertib dalam berlalu lintas.

"Upaya ini tidak akan berhasil tanpa kesadaran dan kerja sama dari masyarakat. Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk tetap disiplin dan mengutamakan keselamatan," ujar dia.

Ke depan, Karyoto berjanji bakal rutin mengecek secara langsung situasi arus lalu lintas di Jakarta. Evaluasi terhadap kerja Tim Urai Kemacetan pun bakal rutin dilakukan.

"Harapannya, Jakarta bisa memiliki lalu lintas yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi semua pengguna jalan," kata dia.