Kasus Aktif Corona RI Turun 48,6% Sejak Februari, tapi 15 Provinsi Patut Waspada

17 Mei 2021 12:50 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Warga yang menggunakan masker melintasi mural yang berisi pesan waspada penyebaran virus Corona di kawasan Tebet, Jakarta. Foto: Ajeng Dinar Ulfiana/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Warga yang menggunakan masker melintasi mural yang berisi pesan waspada penyebaran virus Corona di kawasan Tebet, Jakarta. Foto: Ajeng Dinar Ulfiana/REUTERS
ADVERTISEMENT
Ketua KPCPEN Airlangga Hartarto mengungkap kondisi terkini penanganan corona di Indonesia. Kasus aktif menurun cukup drastis sejak puncak pada 5 Februari 2021.
ADVERTISEMENT
"Kasus aktif nasional mengalami penurunan sebesar 48,6% dari puncak kasus 5 Februari yang lalu dan kasus aktif adalah minus 7.595 dalam 1 minggu terakhir. Sehingga kasus aktif berada dalam kisaran 90.800," kata Menko Perekonomian itu dalam jumpa pers virtual, Senin (17/5).
Ia menjelaskan, beberapa indikator lain juga mengalami perbaikan. Salah satunya tingkat bed occupation rate (BOR) RS rujukan corona di berbagai provinsi.
Kemudian 15 provinsi kasus aktifnya meningkat. Pemprov setempat harus meningkatkan kewaspadaan.
Infografik Kekebalan Kelompok Mellaui Vaksinasi Corona. Foto: Tim Kreatif kumparan
Mereka adalah: Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Maluku, Banten, NTB, Maluku Utara, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Selatan.
"Namun kalau kita lihat dibandingkan minggu pertama April kasus mingguan di Pulau Sumatera ada tren meningkat," jelas dia.
ADVERTISEMENT
"Dan juga tentu kita memonitor mobilitas penduduk pasca libur lebaran dari Sumatera ke Jawa," tutupnya.