Kasus Balita 2 Tahun Tewas Ditusuk di Bekasi: Paman Jadi Tersangka

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pembunuhan. Foto: Tanawit Sabprasan/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pembunuhan. Foto: Tanawit Sabprasan/Shutterstock

Polisi menetapkan G, paman dari balita MAJ (2 tahun), sebagai tersangka kasus pembunuhan di sebuah kontrakan di Omah Seruni 99 No.7, Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi. G sebelumnya ditemukan bersimbah darah bersama korban di lokasi kejadian.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Andi Muhammad Iqbal, mengatakan kasus tersebut sudah diproses dan status hukum G telah ditingkatkan menjadi tersangka usai gelar perkara.

“Sudah (tersangka), sudah itu, sudah kita gelar perkara,” kata Andi saat dikonfirmasi terkait penetapan tersangka terhadap G, Jumat (29/5).

Andi memastikan G dinilai layak diproses hukum dalam perkara tersebut. Saat ini, kata dia, G juga telah sadar usai menjalani penanganan medis dan sudah dimintai keterangan oleh penyidik.

“Sudah bisa, dia sudah sadar, sudah kita mintai keterangan,” ujarnya.

Lokasi penemuan balita umur dua tahun meninggal dunia di dalam kontrakan di Omah Seruni 99, Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi. Foto: kumparan

Sebelumnya, balita MAJ ditemukan tewas dengan luka tusuk di sebuah kontrakan di kawasan Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam. Korban ditemukan tergeletak di ruang tamu.

Di lokasi yang sama, polisi juga menemukan G dalam kondisi luka-luka bersimbah darah dan tak sadarkan diri. Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh nenek korban, M (60), yang pulang berdagang sekitar pukul 22.00 WIB.

Saat tiba di rumah kontrakan, M mendapati cucunya dan anaknya sudah bersimbah darah. MAJ mengalami luka di sejumlah bagian tubuh, mulai dari dada, mulut, hingga luka paling parah di bagian perut. Sementara G mengalami luka sayatan di bagian leher.

Dari hasil penyelidikan sementara, polisi mengarah kepada G sebagai pelaku pembunuhan. Di lokasi kejadian, penyidik juga menemukan pisau dapur yang diduga digunakan untuk menghabisi nyawa korban.

“Ada pisau dapur, pisau berada di genggaman si (G),” kata Andi.