Kasus Bocah Cacingan Akut: Rumah Keluarga Raya di Sukabumi Dibongkar, Direnovasi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Rumah keluarga almarhumah Raya dibongkar untuk direnovasi total pada Senin (25/8/2025). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Rumah keluarga almarhumah Raya dibongkar untuk direnovasi total pada Senin (25/8/2025). Foto: Dok. Istimewa

Rumah keluarga almarhumah Raya, bocah perempuan yang meninggal dunia dengan kondisi tubuh dipenuhi cacing, akhirnya dibongkar pada Senin (25/8). Rumah yang terletak di Kampung Padangeyang, Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi akan direnovasi.

Raya semasa hidupnya tinggal di sebuah rumah yang berdiri di pertebingan. Bangunannya semi panggung. Dindingnya gipsum sementara atapnya dari asbes.

Kolong rumah Raya kerap jadi tempat main ayam, menyisakan kotoran di tanah lembap. Dari tempat inilah, Raya diduga terpapar larva cacing gelang saat bermain.

"Hari ini rumah Raya yang panggung itu sudah diruag (dibongkar). Mau dibangun permanen lantai keramik," kata Kepala Desa Cianaga, Wardi Sutandi, kepada wartawan, Senin (25/8).

Rumah tersebut dibongkar sejak Senin pagi. Warga dibantu TNI, Polri, perangkat kecamatan hingga desa saling bantu. Pembongkaran memakan waktu dua jam.

"Sudah dipugar, sudah dibongkar tadi, material sudah kumpul, cuma sumber anggaran itu mah hasil donaturan bukan dari pemerintah, istilah model ada SPK-nya gitu yah," ujar Wardi.

Namun, Wardi belum bisa mengungkap total biaya yang terkumpul untuk renovasi tersebut.

Kasus meninggalnya Raya menuai sorotan luas. Bocah berusia 4 tahun itu meninggal dunia setelah tubuhnya dipenuhi cacing gelang yang larvanya menyebar ke paru-paru hingga otak.

Ia sempat dirawat di RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi selama 9 hari hingga akhirnya meninggal pada 22 Juli 2025.