Kasus Corona Turun, tapi 6 Wilayah di Bali Masih Zona Merah
ยทwaktu baca 2 menit

Kasus corona di Bali mulai landai tak lama setelah Koordinator PPKM Level Jawa-Bali, Luhut B Panjaitan memantau penangganan COVID-19 di Pulau Dewata pada Jumat, (13/8) lalu.
Namun, dari sembilan kabupaten di Bali masih ada 6 kabupaten zona merah COVID-19. Berdasarkan data Pemprov Bali, enam wilayah tersebut adalah Kabupaten Badung, Kabupaten Klungkung, Kabupaten Karangasem, Kabupaten Tabanan, Kabupaten Buleleng dan Kota Denpasar.
Tiga wilayah lainnya yakni Kabupaten Gianyar, Kabupaten Jembrana dan Kabupaten Bangli masuk zona oranye COVID-19.
Kepala Dinkes Bali Ketut Suarjaya mengatakan, kasus baru atau penularan COVID-19 masih ditemukan sebab masyarakat yang abai protokol kesehatan. Kerumunan masih tampak di sejumlah tempat sehingga memicu transmisi lokal.
"Transmisi lokal masih banyak. Karena masih ramai dimana-mana. Masih banyak kerumunan," kata dia.
Suarjaya tak merinci tempat-tempat kerumunan namun Luhut sempat menyoroti kegiatan agama saat memantau penanganan COVID-19 di Bali.
Suarjaya meminta warga untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Dengan begitu, kasus positif COVID-19 di Bali bisa ditekan.
Suarjaya mengaku kasus kematian COVID-19 di Bali masih tinggi. Ia mendorong masyarakat untuk melakukan vaksinasi. Hal ini karena mayoritas pasien COVID-19 yang meninggal adalah yang belum divaksinasi corona.
"90 persen yang meninggal tidak divaksinasi, makanya harus segera di vaksinasi. Umur juga di atas 69 tahun, komorbid juga 62 persen," tuturnya.
Ia berharap, kasus positif COVID-19 dan angka kematian di Bali terkendali dalam beberapa hari ke depan. "Semoga ke depan terus turun," kata dia.
Berdasarkan pantauan kumparan, kasus COVID-19 di Bali mulai naik sejak pertengahan Juni 2021 lalu. Rata-rata kasus harian yang di bawah angka 50 naik menjadi 1.000 hingga 1.400 hingga pekan ke II Agustus 2021.
Pada pekan III Agustus rata-rata kasus harian turun ke angka 943. Namun, angka kematian COVID-19 di Bali masih tinggi sejak pertengahan Juni hingga pekan III Agustus. Rata-rata harian kematian di bawah angka 5 naik ke angka 50-60 orang per hari.
Kamis (2/9) kemarin, ada 329 orang dinyatakan positif, 694 orang sembuh dan 25 orang meninggal terpapar COVID-19 di Bali. Total sudah 107.562 orang positif, 97.774 sembuh dan 3.554 orang meninggal akibat COVID-19 di Pulau Dewata.
Saat ini ada 6.235 pasien aktif COVID-19 di Bali. Mereka terdiri dari 1.549 orang dirawat di rumah sakit rujukan, 2.370 oang dirawat di tempat isolasi terpusat yang disiapkan pemerintah dan 2.316 orang isolasi mandiri di rumah.
