Kasus COVID-19 di Jatim Tinggi karena Tes PCR Digelar Makin Masif

Provinsi Jawa Timur masih menjadi salah satu wilayah dengan jumlah kasus positif COVID-19 tertinggi di Indonesia. Namun, jumlah penambahan kasus ini juga berbanding lurus dengan banyaknya tes PCR yang digelar secara masif.
"Semakin banyak tes PCR maka semakin banyak kasus ditemukan. Kita tahu banyak kasus di Jatim dan memang transimisi virus COVID-19 masih melaju cepat dan menyebar kemana-mana," jelas anggota Rumpun Kuratif Percepatan Penanganan COVID-19 Jawa Timur, Makhyan Jibril Alfarabi, dalam diskusi virtual pada Jumat (3/7).
Menurutnya, Pemprov Jatim juga memiliki peralatan untuk menangani kasus COVID-19 yang cukup memadai. Hingga saat ini, kata Alfarabi, juga sudah ada 450 ribu rapid test dan sejumlah penambahan kapasitas lab.
"Testing sudah sampe 7000 testing per minggu, testing Jatim naik, ketika analisis kita dibantu KM Unair," kata Alfarabi.
Selain menambah kapasitas laboratorium, Pemprov Jatim juga menambah satu rumah sakit darurat khusus COVID-19. Rumah sakit darurat ini diharapkan bisa mengurangi beban rumah sakit lainnya.
"Kita sudah buat RS darurat untuk kasus ringan dan tingkat kesembuhanya 70 persen. Ini meratakan beban yang tidak terpusat di beberapa rumah sakit saja," tutupnya.
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
