Kasus Kakak-Beradik Hilang: Sempat Sebulan Tak Mau Sekolah

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi anak mengerjakan tugas sekolah Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak mengerjakan tugas sekolah Foto: Shutterstock

Siti, tante dari dua bocah kakak beradik asal Cibinong yang dilaporkan hilang, menyebut keponakannya hanya masuk sekolah 4 kali dalam sebulan terakhir.

"Kalau menurut informasi dari orang tuanya, anak itu masuk sekolah cuma 4 kali dalam sebulan," kata Siti saat dihubungi kumparan, Kamis (27/11).

Namun Siti tidak begitu paham alasan korban enggak sekolah, apakah terkait dengan dugaan tindakan perundungan atau bukan.

"Kalau soal di-bully atau enggaknya saya kurang tahu, tapi yang jelas kata ibunya anak itu cerita kalau tugasnya (tugas sekolah) banyak," ucap Siti.

Sebelumnya, keduanya dilaporkan hilang oleh orang tuanya ke Polres Bogor. Terakhir keduanya terekam CCTV di Stasiun Depok Baru.

Siti mengatakan, awalnya korban izin kepada ayahnya untuk membeli pelembut pakaian ke warung dekat rumah pukul 04.00 WIB pada Senin (24/11). Saat itu korban memang ingin mencuci baju sebelum berangkat ke sekolah.

"Korban memang berangkat sekolahnya pagi jam 05.30 WIB," ucap Siti.

Ia lalu pergi ke warung bersama adiknya. Namun satu jam berlalu keduanya tak kunjung kembali.

Keluarga langsung melakukan pencarian dan memeriksa apakah ada barang-barang yang dibawa keduanya. Ternyata kartu KRL milik ibunya tidak ada.

Mereka langsung menuju ke stasiun terdekat di Stasiun Pondok Rajeg dan bertanya kepada petugas di lokasi. Benar saja, keduanya sempat terlihat naik kereta jurusan Jakarta.

"Dicek di Stasiun Pondok Rajeg jam 5.10 WIB," ujar Siti.

Siti mengungkapkan, keduanya tidak membawa ponsel karena belum diizinkan orang tuanya. Keluarga lalu melakukan pencarian ke stasiun-stasiun. Keduanya terakhir terlihat terekam CCTV turun di Stasiun Depok Baru.

"Pukul 05.31 WIB di CCTV Stasiun Depok Baru terlihat keluar arah ITC," kata Siti.

Keluarga sudah melaporkan kasus ini ke Polres Bogor dengan LP No: SKOH/010/XI/2025/JBR/RES BGR.