Kasus Kematian Pasien Corona di Jakarta Masih Tinggi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Foto udara suasana pemakaman khusus COVID-19 di TPU Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (15/7/2021). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Foto udara suasana pemakaman khusus COVID-19 di TPU Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (15/7/2021). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO

Kasus corona harian di Jakarta sudah mulai menunjukkan tanda-tanda positif. Tugas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, kini menekan angka kematian yang sampai saat ini masih tinggi.

Kematian akibat COVID-19 di Jakarta yang semula ada di rata-rata 10-50 orang lebih per hari, kini tembus ke 100 hingga 200 kematian dalam sehari. Puncaknya terjadi di 20 Juli dengan 265 orang meninggal akibat corona dalam sehari.

Petugas pemakaman beristirahat usai memakamkan sejumlah jenazah dengan protokol COVID-19 di TPU Rorotan, Cilincing, Jakarta, Minggu (4/7). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO

Selama tiga hari berturut-turut kasus kematian akibat corona lebih dari 200 orang. Pada 18 Juli kasus kematian mencapai 201 orang, dilanjut pada 19 Juli 242 dilaporkan meninggal. Kemudian tertinggi di 20 Juli dengan 265 kematian.

Di 21 Juli kematian pasien corona tercatat ada 82 orang. Terakhir di 22 Juli 176 orang dilaporkan meninggal saat berjuang melawan infeksi corona. Berikut grafiknya:

Penambahan kasus harian COVID-19. Foto: dok. screenshoot corona.jakarta.go.id

Namun, angka kematian yang meningkat, justru pemakaman dengan protap COVID-19 menurun. Dari rata-rata 300-400 orang yang dimakamkan dengan protap COVID-19 dalam sehari, kini berangsur turun menjadi 100-200 orang per hari.

Angka pemakaman protap COVID-19 tidak hanya diambil dari pasien positif corona yang meninggal. Data juga diambil dari warga yang masih menunggu hasil tes PCR, tapi sudah meninggal sebelum hasil tes keluar. Berikut grafiknya:

Grafik pemakaman jenazah umum dan dengan protap penanganan COVID-19. Foto: dok. screenshoot corona.jakarta.go.id

Tren penambahan kasus positif harian di Jakarta saat ini memang mulai melandai. Kini kasus harian konsisten di bawah 10 ribu kasus sejak 18 Juli. Positivity rate Jakarta juga menurun, dari rata-rata 30%-40% kini berhasil turun menjadi 27%.

Penurunan tren kasus baru juga berdampak pada kasus aktif Jakarta yang ikut menurun. Sejak 20 Juli kasus aktif Jakarta akhirnya di bawah 100 ribu kasus.

Hasilnya bed occupancy rate atau okupansi rumah sakit rujukan corona di Jakarta ikut menurun.

kumparan post embed

Data terakhir per 18 Juli, BOR isolasi di 140 RS Jakarta turun jadi 87%. Sedangkan okupansi bed ICU menjadi 93%. Masih banyaknya pasien dengan gejala berat dan butuh ICU diduga membuat masih tingginya angka kematian di Jakarta.

Data kasus COVID-19 di Jakarta sejak 3 Juli:

3 Juli

Kasus harian: 9.702

Kasus aktif: 82.383

Meninggal: 30

Sembuh: 5.683

Pemakaman dengan protap COVID: 392

4 Juli

Kasus harian: 10.485

Kasus aktif: 86.994

Meninggal: 75

Sembuh: 5.799

Pemakaman dengan protap COVID: 394

5 Juli

Kasus harian: 10.903

Kasus aktif: 91.163

Meninggal: 127

Sembuh: 6.607

Pemakaman dengan protap COVID: 386

6 Juli

Kasus harian: 9.439

Kasus aktif: 94.584

Meninggal: 82

Sembuh: 5.936

Pemakaman dengan protap COVID: 363

7 Juli

Kasus harian: 9.366

Kasus aktif: 100.062

Meninggal: 181

Sembuh: 3.707

Pemakaman dengan protap COVID: 343

8 Juli

Kasus harian: 12.974

Kasus aktif: 102.082

Meninggal: 68

Sembuh: 10.886

Pemakaman dengan protap COVID: 401

9 Juli

Kasus harian: 13.112

Kasus aktif: 100.142

Meninggal: 196

Sembuh: 14.856

Pemakaman dengan protap COVID: 369

10 Juli

Kasus harian: 12.920

Kasus aktif: 96.085

Meninggal: 51

Sembuh: 16.926

Pemakaman dengan protap COVID: 407

11 Juli

Kasus harian: 13.133

Kasus aktif: 88.610

Meninggal: 38

Sembuh: 20.570

Pemakaman dengan protap COVID: 305

12 Juli

Kasus harian: 14.619

Kasus aktif: 82.687

Meninggal: 67

Sembuh: 20.475

Pemakaman dengan protap COVID: 364

13 Juli

Kasus harian: 12.182

Kasus aktif: 90.216

Meninggal: 79

Sembuh: 4.574

Pemakaman dengan protap COVID: 301

14 Juli

Kasus harian: 12.667

Kasus aktif: 99.751

Meninggal: 62

Sembuh: 3.070

Pemakaman dengan protap COVID: 315

15 Juli

Kasus harian: 12.691

Kasus aktif: 109.276

Meninggal: 140

Sembuh: 3.026

Pemakaman dengan protap COVID: 313

16 Juli

Kasus harian: 12.415

Kasus aktif: 113.137

Meninggal: 102

Sembuh: 8.452

Pemakaman dengan protap COVID: 352

17 Juli

Kasus harian: 10.168

Kasus aktif: 111.642

Meninggal: 57

Sembuh: 11.606

Pemakaman dengan protap COVID: 266

18 Juli

Kasus harian: 9.128

Kasus aktif: 108.728

Meninggal: 201

Sembuh: 11.841

Pemakaman dengan protap COVID: 253

19 Juli

Kasus harian: 5.000

Kasus aktif: 100.796

Meninggal: 242

Sembuh: 12.690

Pemakaman dengan protap COVID: 285

20 Juli

Kasus harian: 6.213

Kasus aktif: 94.673

Meninggal: 265

Sembuh: 12.071

Pemakaman dengan protap COVID: 240

21 Juli

Kasus harian: 5.904

Kasus aktif: 89.937

Meninggal: 82

Sembuh: 10.558

Pemakaman dengan protap COVID: 229

22 Juli

Kasus harian: 7.058

Kasus aktif: 86.198

Meninggal: 173

Sembuh: 10.624

Pemakaman dengan protap COVID: 176