Kasus Mayat Dicor di Semarang: Korban Dianiaya Pakai Linggis hingga Meninggal

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
eye-off
Foto ini mungkin mengganggumu, apakah tetap ingin melihat?
Cor yang menutupi mayat. Dok: Ist.
Cor yang menutupi mayat. Dok: Ist.

Linggis, pisau, tali, semen, hingga pakaian korban, ditemukan di depot isi ulang air minum galon AHS Arga Tirta di Semarang.

Linggis itu yang diyakini polisi menjadi alat untuk membunuh Irwan Hutagalung—pemilik depot.

"Hasil Olah TKP sementara, korban dianiaya menggunakan linggis hingga meninggal sebelum kemudian dicor," kata Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar, Selasa (9/5).

Pembunuhan itu diduga terjadi pada Kamis (4/5) di depot yang berlokasi di Jalan Mulawarman Raya, Kelurahan Kramas, Kecamatan Tembalang, itu.

Sebelum ditemukan tewas, Irwan tidak bisa dikontak. Tempat usahanya itu juga tutup sejak Jumat (5/5). Karyawan Irwan pun dikabarkan menghilang.

Belum Diketahui soal Harta Hilang

Polisi sedang menelusuri apakah ada harta korban yang hilang.

"Barang yang hilang masih dalam proses penyidikan, nanti akan jelas terungkap motifnya tatkala pelakunya ditangkap," ujar Irwan.