Kasus Pegawai KPI, Komnas HAM Umumkan MS Dibully dan Dipukul
·waktu baca 2 menit

Polemik kasus bullying dan pelecehan seksual yang diduga dilakukan pegawai Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) terhadap korban berinisial MS terus berlanjut. Teranyar Komnas HAM menyampaikan hasil pemeriksaan berkaitan dengan kasus perundungan yang dialami MS.
Dari proses pemeriksaan Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara, mengatakan kuat dugaan MS benar-benar menerima perundungan dari rekan kerjanya. Perundungan dan pelecehan yang diterima MS itu, disebut Beka dilakukan oleh rekan kerjanya di KPI dalam bentuk candaan.
"Yang pertama kuat dugaan terjadi adanya peristiwa perundungan terhadap MS dan bentuk candaan atau humor yang bersifat menyinggung dan meledek kondisi dan situasi kehidupan pribadi individu, kebiasaan dalam relasi antarpegawai di lingkungan yang memuat kata-kata kasar dan seksis seperti 'bang**t' dan yang lain sebagainya di lingkungan KPI," ujar Beka melalui konferensi pers yang digelar secara daring, Senin (29/11).
Tak hanya secara verbal, perundungan secara fisik juga acapkali diperoleh MS dari rekan kerjanya di KPI. Tindakan seperti membuka baju korban hingga pemukulan, kata Beka, menjadi salah satu contoh tindak perundungan yang dilakukan rekan kerja MS saat itu.
"Adanya candaan atau humor yang bersifat serangan fisik seperti memaksa membuka baju, mendorong bangku, dan memukul ini kesimpulan yang pertama," ucap Beka.
Berdasarkan pemeriksaan sejumlah pihak yang dilakukan tim dari Komnas HAM, Beka bahkan menduga perundungan atau pelecehan yang dialami MS ini juga turut dialami oleh karyawan KPI lainnya.
Mereka mendasari tindak perundungan atau pelecehan yang mereka lakukan sebagai candaan semata, sebagai bentuk keakraban dan kedekatan sesama karyawan di lingkungan KPI.
"Kuat dugaan peristiwa perundungan juga terjadi pada pegawai KPI lainnya namun hal ini dianggap sebagai bagian dari humor, candaan, lelucon yang menunjukkan kedekatan pertemanan rekan kerja," kata Beka.
Kasus ini pertama kali mencuat lewat curhatan yang beredar di grup-grup Whatsapp. Dalam ceritanya, MS mengungkapkan dirinya mengalami perundungan hingga pelecehan seksual sejak 2012 hingga 2014. Total diduga ada 8 pegawai KPI yang merundungnya.
