Kasus Penganiayaan Sopir Taksi Online oleh Polisi Berpangkat AKP Berakhir Damai

kumparanNEWSverified-green

comment
7
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Penganiayaan  Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Penganiayaan Foto: Pixabay

Polres Bogor merespons insiden penganiayaan yang dilakukan oknum polisi berpangkat AKP terhadap sopir taksi online bernama William Barita Limbong (41).

Polisi menjembatani musyawarah yang dilakukan pelapor dan terlapor. Kedua pihak dipertemukan dan menyepakati kasus tersebut tidak dilanjutkan ke ranah hukum atau berakhir secara damai.

“Alhamdulillah terkait kejadian tindak pidana penganiayaan ojek online di Parung tersebut setelah kami lakukan upaya penyelidikan. Para pihak mendapatkan jalan yang lebih baik melalui musyawarah mufakat," ujar Kasatreskrim Polres Bogor, AKP Benny Cahyadi, lewat keterangannya, Rabu. (27/5).

Benny menuturkan, pada awalnya tetap menyelidiki kasus tersebut. Namun akhirnya dihentikan setelah kedua belah pihak sepakat berdamai.

“Proses penyelidikan lanjutan terkait permasalahan ini untuk sementara kami hentikan dulu karena para pihak melakukan langkah musyawarah mufakat. dan terhadap korban atau pelapor pun sudah mengajukan permohonan pencabutan Laporan Polisi (LP),” ujar Benny.

Driver taksi online di Bogor yang diduga dihajar oknum polisi. Foto: Dok. Istimewa

Sebelumnya, William Barita Limbong menjadi korban penganiayaan. Ia diduga dianiaya seorang oknum polisi berpangkat AKP berinisial NAM di daerah Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, pada Senin (25/5).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, diduga penganiayaan itu dipicu korban yang tidak dapat menemukan titik lokasi rumah pelaku di daerah Parung.

Kala itu, korban hendak mengantarkan paket ke rumah pelaku. Setelah lama berkeliling, korban akhirnya berhasil menemukan rumah pelaku dan menyerahkan paket tersebut. Hanya saja, pelaku yang diduga emosi karena menunggu lama akhirnya menganiaya korban.

Akibat penganiayaan itu, William mengalami luka parah dibagian wajah hingga tulang rusuk kanan.

kumparan post embed

***

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.