Kasus Penjual Bakso Cuanki yang Ludahi Makanan, dari Viral hingga Berujung Damai

Windra Suherman tak pernah menyangka akan viral di dunia maya. Bagaimana tidak, sang penjual bakso cuanki itu terekam kamera CCTV meludahi mangkok sang pembeli.
Rekaman Windra meludahi mangkok pembelinya tersebut viral di dunia maya dan menjadi perbincangan banyak orang. Saking viralnya, Windra terpaksa mesti berurusan dengan polisi.
Video tersebut rupanya diunggah oleh wanita bernama Chacha melalui akun Instagramnya @chacaafikkah. Chacha menjelaskan rekaman CCTV itu didapat dari seorang tetangganya yang sedang membeli bakso cuanki keliling yang lewat di depan rumahnya di kawasan Meruya Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (22/6).
Saat itu bertepatan dengan azan Maghrib, korban menitipkan mangkuk kepada penjual keliling tersebut. Ketika korban masuk ke dalam rumah, ia tidak sengaja melihat layar yang menampilkan rekaman CCTV di rumahnya.
Salah satu layar itu memperlihatkan lokasi tempat penjual bakso cuanki berhenti melayani pembeli. Di rekaman itu, penjual bakso kedapatan sedang meludahi mangkuknya.
"Tapi tetanggaku itu enggak berani negur, karena suasana kan sepi dia juga hanya dengan anaknya yang masih kecil, takut kenapa-kenapa kalau negur, jadi itu bakso diambil lalu langsung dibuang," kata Chacha saat ketika dikonfirmasi kumparan, Selasa (23/6).
Buat pelaris
Ulah pedagang tersebut membuatnya berurusan dengan pihak kepolisian. Kapolsek Kembangan Kompol Imam Irawan mengatakan pelaku awalnya mengelak dituduh meludahi makanan pembelinya. Tapi setelah didalami dia mengakui perbuatannya.
"Benar dia mengaku meludahi itu untuk mengamalkan ajaran dari gurunya. Buat pelaris," kata Imam saat dihubungi kumparan, Jumat (26/6).
Pelaku meludahi makanan pembelinya setelah memasukkan seluruh bumbu. Setelah meludahi ia membaca ucapan yang didapat dari guru spiritualnya. Kemudian menuangkan kuah bakso cuanki tersebut.
Ajaran menyimpang itu dilakukan oleh pelaku saat pertama kali berjualan setelah kembali dari kampungnya dengan tujuan untuk pelaris.
Berujung damai
Setelah dilaporkan, Windra Suherman kemudian dimediasi dengan korban yang sekaligus menjadi saksi. Hasilnya korban tidak melanjutkan permasalahan ke ranah hukum.
"Sudah ada permusyawarahan, korban tidak mau melanjutkan. Tukang bakso sudah meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi," ungkap Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat Kombes Arsya kepada kumparan, (27/6).
Dengan keputusan korban yang melepas kasus tersebut, Polres Jakarta Barat tidak akan memprosesnya ke ranah pidana. Pelaku juga telah dilakukan pemeriksaan rapid test dengan hasil yang menunjukkan dirinya negatif COVID-19.
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
***
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
