Kasus Positif Corona di Arab Saudi Capai 87.142, Melebihi China

kumparanNEWSverified-green

comment
40
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penerapan social distancing saat salat dekat Ka'bah di Masjidil Haram selama bulan suci Ramadhan. Foto: Saudi Press Agency via REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Penerapan social distancing saat salat dekat Ka'bah di Masjidil Haram selama bulan suci Ramadhan. Foto: Saudi Press Agency via REUTERS

Virus corona masih menjadi pandemi di seluruh dunia. Tercatat 217 negara tengah berjuang melawan virus corona, meski sejumlah negara mulai memperlonggar lockdown.

Seperti Arab Saudi yang mencatatkan 87.142 kasus positif virus corona dengan kasus kematian sebanyak 525. Angka ini berdasarkan data di situs Johns Hopkins University and Medicine per Senin (1/6).

embed from external kumparan

Dalam data itu, Arab Saudi menduduki posisi ke-16, bahkan telah melebihi jumlah kasus positif virus corona di China yang sejak awal menjadi episentrum pandemi ini. Jumlah kasus positif virus corona di China saat ini sebanyak 84.150.

Ilustrasi corona di Arab Saudi. Foto: FAYEZ NURELDINE / AFP

Arab Saudi telah memperlonggar lockdown dengan membuka kembali masjid pada Minggu (31/5), setelah dua bulan ditutup.

Kondisi ini pun dimanfaatkan para jemaah yang mulai ramai melakukan salat Subuh di Masjid Nabawi. Meski demikian, pelaksanaan salat pun harus tetap menerapkan physical distancing dan protokol pencegahan virus corona.

Sebelum memasuki masjid, jemaah terlebih dahulu diperiksa suhu tubuhnya oleh petugas kesehatan. Mereka juga memakai masker. Selain itu, barisan saf jemaah juga diatur sesuai protokol physical distancing.

kumparan post embed

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

————-----------------------

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.