Kasus Salah Tangkap Ketua NasDem Sumut Damai: Iskandar Terima Maaf Polisi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua DPW NasDem Sumut, Iskandar ST bersama Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak di Kantor NasDem Sumut, Medan, Kamis (23/10/2025). Foto: Amar Marpaung/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ketua DPW NasDem Sumut, Iskandar ST bersama Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak di Kantor NasDem Sumut, Medan, Kamis (23/10/2025). Foto: Amar Marpaung/kumparan

Kasus salah tangkap Ketua NasDem Sumut, Iskandar berakhir damai. Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, menemui Iskandar di Kantor DPW NasDem Sumut untuk menyampaikan permohonan maaf pada hari Kamis (23/10).

"Puji Tuhan, pertemuan tadi sudah sangat kekeluargaan. Terima kasih Pak Iskandar, saya diberikan kesempatan tadi bertemu beliau, berbincang-bincang ringan terkait Kota Medan dan lain-lain. Dan saya dapat langsung bertemu dan mengucapkan permohonan maaf atas insiden kemarin," Jean ditemui usai pertemuannya dengan Iskandar ST di Kantor DPW NasDem Sumut.

Ketua DPW NasDem Sumut, Iskandar ST bersama Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak di Kantor NasDem Sumut, Medan, Kamis (23/10/2025). Foto: Amar Marpaung/kumparan

Di kesempatan yang sama, Iskandar mengatakan sudah menerima permohonan maaf dari Kapolrestabes Medan terkait insiden salah tangkap yang dilakukan oleh anggota kepolisian dari Polrestabes Medan.

"Dalam pertemuan juga beliau menyampaikan permohonan maaf secara langsung dalam insiden salah tangkap tersebut. Dan tentu saja, saya mengapresiasi dan saya menerima permohonan maaf dari Pak Kapolrestabes dan saya menyampaikan bahwasanya permohonan maaf ini sekaligus merupakan pemulihan nama baik saya," ujar Iskandar.

Iskandar berharap, oknum-oknum kepolisian yang melakukan kesalahan akan ditindak tegas oleh pihak kepolisian. Sehingga dapat memberikan kepercayaan kepada masyarakat Sumatera Utara khususnya Kota Medan.

"Agar nanti oknum-oknum yang terlibat dan disanksi tegas dan beliau (Kapolres) juga memahami itu," ucapnya.

Ditangkap di Dalam Pesawat

Aksi salah tangkap itu terjadi saat Iskandar sudah berada di dalam pesawat Garuda GA193 tujuan Jakarta Rabu (15/10/2025). Terkait insiden ini, Iskandar melayangkan somasi terbuka.

Dia meminta agar polisi yang bertugas saat kejadian dan pihak-pihak terkait meminta maaf secara terbuka. Menurut Iskandar, dia sudah mempunyai bukti-bukti untuk melakukan proses hukum lebih berlanjut.

"Mereka harus minta maaf, minta maaf secara terbuka karena ini bukti-bukti kita kan ada. Kita bukan orang bodoh, bukan orang nggak tahu hukum," ucapnya.