Kasus 'Sate Misterius' di Boyolali: Ibu Meninggal & Ayam Mati di Hari yang Sama

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Polisi eksumasi makam warga Boyolali yang tewas usai makan sate misterius. Foto: Dok. Polda Jateng
zoom-in-whitePerbesar
Polisi eksumasi makam warga Boyolali yang tewas usai makan sate misterius. Foto: Dok. Polda Jateng

Kasus meninggalnya Aminah (56), warga Dukuh/Desa Sindon, Kecamatan Ngemplak, Boyolali, usai makan sate "misterius" meninggalkan sejumlah keanehan. Salah satunya, ayam di sekitar rumah korban mati usai memakan sisa sate yang dibuang.

Kuasa hukum keluarga, Wiwik Dwi Habsar, mengatakan peristiwa ini berawal saat Aminah menghubungi anaknya setelah mendapat kiriman makanan berupa sate yang diantar seseorang driver ojol pada 19 Mei 2026.

Namun, pengirim makanan itu tak jelas. Anaknya meminta Aminah untuk membuang makanan tersebut.

“Anaknya sampaikan makanan itu jangan dimakan, pengirimnya tidak jelas. Akhirnya ya sudah dibuang. Sempat berucap, 'Makanan enak kok ndak dimakan.' Jadi anaknya bilang itu, besok saya belikan saja,” kata Wiwik menirukan percakapan anak dengan korban, Kamis (5/6).

Ilustrasi sate sapi. Foto: Shutterstock

Keesokan harinya, tepatnya pada 20 Mei 2026 sekitar pukul 07.00 WIB, anak Aminah datang ke rumah untuk menitipkan anak (cucu Aminah) karena dia akan bekerja. Saat itu, pintu rumah Aminah tak kunjung dibuka meski telah beberapa kali diketuk.

Polisi eksumasi makam warga Boyolali yang tewas usai makan sate misterius. Foto: Dok. Polda Jateng

Mereka kemudian mendobrak pintu dan menemukan Aminah meninggal dunia dengan kondisi mulut mengeluarkan busa.

“Almarhum sudah tidak ada, terbujur kaku, mengeluarkan sedikit muntahan dan busa di mulut. Itu keterangan anak dan tetangga yang mengangkat jenazah setelah mendobrak pintu rumah,” jelasnya.

Korban Tinggal Sendirian

Menurut kuasa hukum, Aminah tinggal sendirian di kediamannya. Sementara suaminya telah meninggal dunia sekitar enam bulan lalu.

Selain menemukan Aminah meninggal, keluarga juga menemukan keanehan yakni ayam mati secara bersamaan.

“Berapa jumlah ayam mati yang ditemukan saya tidak tahu. Yang pasti kemarin pihak Biddokkes Polri sudah mengambil sampel ayam mati tersebut dan baju bekas muntahan korban,” kata dia.

Kasus itu kini ditangani kepolisian.

“Kenapa keluarga laporkan bukan ingin penjarakan orang, tapi ingin tahu kenapa kematian janggal. Kalau nanti ada titik terang dari hasil kepolisian, apa pun hasilnya kami tidak berasumsi macam-macam. Intinya itu saja. Kami hanya ingin kejelasan agar keluarga bisa hidup tenang,” pungkasnya.