Kata Anggota DPR PDIP soal Anak Dianiaya di Tol Dalkot: Tak Boleh Ada Premanisme
·waktu baca 2 menit

Anak anggota DPR RI fraksi PDI Perjuangan Indah Kurnia, Justin Frederick (23), menjadi korban penganiayaan di Tol Dalam Kota arah Cawang, Sabtu (4/6). Dua orang pelaku kini sudah diamankan.
Indah Kurnia mengatakan, bahwa tidak boleh melakukan tindakan premanisme atau sewenang-wenang di jalan.
“Semoga kasus ini menjadi pembelajaran bagi setiap warga bangsa untuk tidak boleh melakukan tindakan premanisme di jalan, sewenang-sewenang. Ini negara Pancasila semua harus beradab. Terima kasih,” kata Indah dalam video yang diterima kumparan, Minggu (5/6).
Lebih lanjut, Indah mengungkapkan terima kasih kepada seseorang yang berada di belakang mobil anaknya. Orang ini yang membuat video saat Justin dianiaya oleh pelaku.
“Saya berterima kasih selain kepada Polda, juga kepada pengguna jalan yang saat itu berada di belakang mobilnya Justin, sehingga dia menyaksikan langsung Justin dihajar oleh 2 orang tersebut tanpa perlawanan. Sampai dia meminta ampun pegang kaki di bawah,” ungkapnya.
Indah berharap polisi bisa mengusut tuntas kasus yang dialami oleh anaknya.
“Saya enggak berani liat video itu, saya enggak tega, tapi katanya begitu, untung dia melihat dan memviralkan sehingga media sosial ini sangat membantu. Sehingga pelaku tidak bisa lari dan tidak bisa kabur karena ada yang memvideo dan memviralkan,” pungkasnya.
Penganiayaan yang dialami Justin terjadi pada pukul 12.40 WIB. Sore harinya sekitar pukul 16.30 WIB, Justin melaporkan kasus itu ke Polda Metro jaya.
Dari narasi yang beredar, pelaku mengendarai Nissan X-Trail berwarna abu-abu bernomor pelat B 1146 RFH. Identitas kedua terlapor yakni berinisial AF dan FM.
Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi mengatakan keduanya sudah diperiksa penyidik. Satu di antaranya ditahan.
“Kita amankan keduanya, satu [terlapor inisial FM] ditahan,” kata Hengki saat dikonfirmasi, Minggu (5/6).
