Kata Anies Soal Rumah Dinas Berhantu: Bismillah, Tawakkaltu Alallah

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
video youtube embed

Anies Baswedan, gubernur DKI terpilih memantapkan diri tinggal di rumah dinas. Alasan Anies, dengan tinggal di rumah dinas di Jalan Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, agar dekat dengan kantornya di balai kota DKI.

"Iya. kami fleksibel sih. Kami ada rumah di Lebak Bulus, supaya efisien karena jarak kilometernya cukup jauh dan kemacetan yang cukup tinggi. Jadi kita akan pindah, hanya kita bertahap. Anak-anak juga sekolahnya di daerah selatan. Jadi kita bertahaplah secara pelan-pelan," kata Anies dalam wawancara dengan Nadia Jovita dan Ridho Robby, wartawan kumparan (kumparan.com) pekan lalu.

Anies menyampaikan, rumah dinas akan ditempat untuk persoalan agar lebih efisien.

"Rencana kami adalah kami akan menempati rumah dinas," imbuhnya.

Suasana Rumah Dinas Guberneur DKI terpantau sepi (Foto: Fadjar Hadi/kumparan)

Dalam wawancara panjang lebar di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, kumparan sempat menyinggung soal isu rumah dinas yang berhantu.

Apa kata Anies?

"Ya dijalanin aja gitu," jawab Anies santai.

Anies mengaku dia sudah berpasrah diri kepada Allah. Jadi ada isu apapun, dia berpasrah pada yang Kuasa.

"Ya Bismilah tawakaltu Alallah (dengan menyebut nama Allah, aku bertawakal kepada-Nya), gitu saja sudah. Kalau saya sih merasa kita tinggal di mana saja kita masuk dengan doa, kita mulai dengan tawakal, dan insyaAllah jalani dengan baik," tutup Anies.

Anies dan Sandi di acara syukuran bersama PKS (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)