Kata Bahlil dan Cak Imin soal Posisi Menko Polkam dan Menpora Masih Kosong
ยทwaktu baca 2 menit

Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia diminta tanggapan soal apakah menyerahkan nama-nama calon menteri atau wamen kepada Presiden Prabowo Subianto.
Posisi Kabinet Merah Putih Prabowo masih ada yang kosong yakni Menko Polkam, Menpora, Wamenaker dan Wamenkoperasi.
Bahlil menegaskan, reshuffle merupakan hak prerogatif Presiden.
"Gini, kita itu harus tahu betul bahwa sekali lagi, untuk menteri, wakil menteri, itu hak prerogatif Bapak Presiden. Kita partai-partai ini jangan melakukan tindakan melampaui batas kewenangannya," ucap Bahlil di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (11/9).
Ia menyerahkan segala kewenangan itu kepada Prabowo. Dirinya sebagai Ketua Umum Partai Golkar, tunduk pada putusan Prabowo.
"Biarlah itu kewenangan Bapak Presiden. Kita patuh, kita tunduk pada apa yang diputuskan oleh Bapak Presiden sebagai pemegang hak prerogatif," tandasnya.
Sementara Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengatakan, dirinya tidak mengusulkan nama kadernya untuk jadi menteri.
"Enggak, kita enggak mengajukan nama, presiden punya kewenangan mutlak," kata Cak Imin.
Sebelumya Prabowo sempat ditanya soal posisi Menko Polkam dan Menpora yang masih kosong. Saat ini Menko Polkam dijabat Ad Interim yakni Menhan Sjafrie Sjamsoeddin.
Prabowo mengatakan, Menko Polkam dan Menpora akan segera ia lantik.
"Ya nanti, tunggu waktunya, biar kalian (wartawan) ada semangat," kata Prabowo seraya tertawa.
Prabowo meminta publik untuk bersabar soal siapa sosok Menko Polkam dan Menpora yang akan ia lantik nanti.
"Oke ya, sekolah rakyat, nanya Menko Polkam, tenang, tenang, tenang," ucap Prabowo tertawa.
