Kata Hasto soal Anies yang Terancam Gagal Maju Pilgub Jakarta

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
7
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana kedatangan Anies Baswedan di Kampung Elektro, Muara Baru, Jakarta Utara pada Kamis (8/8/2024). Foto: Abid Raihan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana kedatangan Anies Baswedan di Kampung Elektro, Muara Baru, Jakarta Utara pada Kamis (8/8/2024). Foto: Abid Raihan/kumparan

Anies Baswedan terancam tidak bisa maju di Pilkada Jakarta karena dukungan dari PKS, partai yang sudah mengusungnya mempertimbangkan bergabung dengan koalisi lain.

PKS mempertimbangkan hal tersebut karena Anies tak kunjung mendapat koalisi parpol lain untuk mendapatkan tiket.

Hasto menyebut, pemimpin yang punya dukungan dari rakyat tak perlu khawatir tidak mendapatkan tiket.

“Jadi yang penting adalah dukungan rakyat dan dukungan arus bawah. Kekuatan yang maha dahsyat adalah persatuan dan rakyat,” kata di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta, Kamis (8/8).

Sekertaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyampaikan keterangan kepada wartawan usai membuka pelatihan nasional tim pemenangan nasional PDIP untuk Pilkada 2024 di Hotel Seruni, Bogor, Jawa Barat, Selasa (23/7/2024). Foto: Luthfi Humam/kumparan

Lebih lanjut, Hasto juga menilai sosok Anies yang menarik bagi PDIP. Meski, hingga saat ini PDIP belum menentukan sikapnya.

“Dari cara bicaranya menarik. Dan Mba Puan juga sudah beberapa kali menyampaikan sikapnya,” tuturnya.

Kendati begitu, Hasto belum bisa menyebutkan kemungkinan PDIP akan mendukung Anies di Pilkada Jakarta. Tapi ia tak menampik bahwa komunikasi terus dijalin.

Diketahui, PKS yang mendukung Anies dan Sohibul Iman hanya memiliki 18 kursi. Sementara batas minimal pencalonan adalah 22 kursi untuk Pilgub Jakarta.