Kata Kemenhub soal Anak Papua Main Jungkat-jungkit di Helikopter

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menanggapi video dua orang anak di Papua yang viral di media sosial sejak beberapa hari terakhir. Anak-anak tersebut tampak tengah menaiki baling-baling helikopter, dan memainkannya seperti sebuah jungkat jungkit.
Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen PU) menyatakan bahwa helikopter yang dimainkan oleh anak-anak tersebut sudah tidak lagi dipergunakan.
"Perlu kiranya kami klarifikasi bahwa barang tersebut adalah bekas helikopter MI 8 Register negara Afrika ST-MGA yang sudah rusak dan sudah dinyatakan scrap pada 2013," ujar Ditjen Perhubungan Udara seperti dikutip dari akun Twitter resminya @djpu151, Minggu (4/2).
Ditjen PU juga memastikan bahwa helikopter tersebut saat ini sudah menjadi barang rongsokan atau bukan lagi helikopter. Helikopter tersebut sebelumnya pernah dioperasikan oleh PT Manunggal Air hingga pertengahan tahun 2013.
"Sejak Agustus 2015, operator sendiri telah dicabut ijin pengoperasiannya," jelasnya.
Helikopter tersebut terbang dengan rute Wamena-Kemdu-Nduga namun karena bermasalah dengan izin penerbangan, helikopter tidak lagi dipergunakan sehingga kondisinya tidak terawat.
Video tersebut direkam pada Sabtu (3/2) di belakang kantor pemadam kebakaran di sekitar Bandara Wamena, Papua. Kedua anak tersebut merupakan keluarga dari pensiunan karyawan Bandara Wamena. Video tersebut diunggah pertama kali oleh akun Facebook Aris Prasetiawan pada Sabtu (3/2) dan menjadi viral di media sosial.
