Kata Pengunggah Video Penumpang Salat di KRL: Musala Penuh

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah penumpang menunggu rangkaian kereta pascakecelakaan KRL, di Stasiun Cilebut , Bogor, Jawa Barat, Senin (11/3/2019). Foto: ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah penumpang menunggu rangkaian kereta pascakecelakaan KRL, di Stasiun Cilebut , Bogor, Jawa Barat, Senin (11/3/2019). Foto: ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Sebuah video penumpang KRL salat di gerbong kereta viral di media sosial. Rekaman itu pertama kali diunggah Alif Taufan Muharram melalui akun Twitter @alif_taufan pada Jumat (17/5).

"Saya ambil (video) itu di Subuh tadi di stasiun Bogor," ungkap Alif ketika dihubungi kumparan, Jumat (17/5).

Ia menambahkan gerbong kereta yang digunakan salat adalah jurusan Bogor-Angke yang dijadwalkan berangkat pada 06.20 WIB. "Jadi bisa salat karena jadwal berangkatnya masih lama, belum ada penumpang yang naik ke kereta," tambah Alif.

embed from external kumparan

Di Stasiun Bogor tersedia musala sebagai tempat beribadah. " Tapi itu musalanya penuh banget," ungkap Alif. Hingga akhirnya sejumlah orang salat di dalam gerbong.

"Kalau petugas saya tidak melihat karena memang keretanya belum berangkat," tambah Alif.

Saat dikonfirmasi soal video itu, VP Corporate Communication PT KCI Anne Purba mengatakan, sudah melihat video itu. Bagi dia, kondisi itu masih bisa ditoleransi karena kereta dalam keadaan kosong dan belum berangkat dari stasiun awal.

"Ini kereta belum berangkat dari stasiun awal. Dan sepertinya penumpang melakukan karena masih sepi," kata Anne saat dihubungi, Jumat (17/5).

Anne belum mendapat informasi peristiwa itu terjadi kapan dan di stasiun mana. Meski bisa salat di dalam gerbong yang sepi, Anne tetap menyarankan penumpang untuk salat di musala yang sudah ada di setiap stasiun.

"Semua stasiun sudah ada musala. Kami berharap penumpang bisa menggunakan fasilitas musala untuk salat," ucap dia.