Kata Pram Tentang Mukhlisin si PPSU Jujur: Mudah-mudahan Segera Berangkat Umrah

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mukhlisin (41), PPSU Penjaringan, Jakarta Utara. Foto: Nauval Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Mukhlisin (41), PPSU Penjaringan, Jakarta Utara. Foto: Nauval Pratama/kumparan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan apresiasi khusus kepada petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) yang dinilai bekerja jujur dan transparan.

Salah satunya adalah Mukhlisin, PPSU Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara, yang viral karena mengunggah dokumentasi ‘before-after’ pekerjaannya di media sosial.

Pram mengungkapkan, Mukhlisin bahkan akan diberangkatkan umrah sebagai bentuk penghargaan atas integritasnya di lapangan.

“Yang dilakukan oleh Mukhlisin, mengunggah sebelum dan sesudah pekerjaan, tadi saya panggil ke depan. Memang rezekinya dia, mudah-mudahan segera berangkat umrah,” ujar Pramono usai menghadiri Town Hall Meeting 2026 di Teater Besar, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Rabu (15/4).

Aktivitas Mukhlisin (41) sebagai PPSU Penjaringan, Jakarta Utara. Foto: Dok. Istimewa
Aktivitas Mukhlisin (41) sebagai PPSU Penjaringan, Jakarta Utara. Foto: Dok. Istimewa

Menurut Pramono, langkah tersebut menjadi contoh nyata bagi PPSU lainnya untuk tidak sekadar menyenangkan atasan, melainkan menunjukkan kerja riil di lapangan.

Pram menegaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah memperbaiki sistem kerja PPSU agar lebih transparan dan akuntabel, menyusul kasus manipulasi laporan berbasis kecerdasan buatan (AI) yang sempat mencoreng kinerja petugas di lapangan.

“Tidak boleh lagi hanya sekadar memberikan atau menyenangkan pimpinan, tetapi kerja riil di lapangan,” tegasnya.

Mukhlisin Viral karena Transparansi Kerja

Aktivitas Mukhlisin (41) sebagai PPSU Penjaringan, Jakarta Utara. Foto: Dok. Istimewa
Aktivitas Mukhlisin (41) sebagai PPSU Penjaringan, Jakarta Utara. Foto: Dok. Istimewa

Sebelumnya, Mukhlisin menjadi sorotan publik setelah mengunggah dokumentasi before-after hasil pekerjaannya di akun pribadi.

Aksinya itu kontras dengan temuan sejumlah oknum PPSU yang diduga merekayasa laporan pekerjaan menggunakan teknologi AI di Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Mukhlisin mengaku awalnya tidak menyangka unggahannya akan membawanya bertemu langsung dengan Gubernur di Balai Kota.

“Awalnya dari postingan saya di media sosial. Ada yang lihat, terus saya dapat undangan lewat DM, dipanggil ke Balai Kota,” kata Mukhlisin saat ditemui di Kantor Kelurahan Penjaringan, Minggu (12/4).

Meski mendapat apresiasi langsung dari Pramono, Mukhlisin tidak banyak mengungkap bentuk penghargaan yang diterimanya.