Kata Warga soal Wacana Kenaikan Tarif Tiket Masuk Taman Margasatwa Ragunan

Sejumlah warga merespons adanya wacana kenaikan tarif tiket masuk Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan. Direncanakan, tarif tiket masuk salah satu kebun binatang di Ibu Kota itu menjadi Rp 10 ribu per orang.
Salah satu pengunjung Ragunan, Yuli, mengaku keberatan dengan adanya wacana tersebut. Sebab, dia menilai, kenaikan tarif tiket masuk lebih dari 50 persen dari harga sebelumnya. Saat ini, tiket masuk ragunan hanya berkisar Rp 4 ribu untuk dewasa dan Rp 3 ribu untuk anak-anak.
“Yang pasti keberatan, karena hiburan yang paling murah itu saat ini untuk di Jakarta ya Ragunan. Karena sangat terjangkau gitu. Sekarang kalau tiba-tiba dinaikkan, itu kan berarti hampir lima puluh persen lebih ya, itu keberatan sekali,” ungkap Yuli, Sabtu (5/9)
Menurutnya, fasilitas yang di Ragunan saat ini lebih cocok dengan tarif yang awal. Ia skeptis dengan kenaikan tarif akan mempercantik kebun binatang.
“Saya rasa sekarang ini sudah sangat, ya, sudah cukuplah ya. Sudah, kita lihat binatang, terus kebersihan sudah bagus gitu. Mau dinaikkan Rp 10 ribu, mau seperti apa gitu lho,” ujar Yuli.
Warga lainnya, Fitri, juga sebenarnya mengaku keberatan dengan wacana kenaikan tarif tersebut. Namun, bila memang harus naik, ia berharap dibarengi dengan peningkatan pelayanan.
“Agak keberatan, cuma kan katanya wacananya untuk fasilitas ya boleh sih dinaikkin juga, cuma setidaknya jangan sampai terlalu naik,” kata Fitri.
Ia mengungkapkan bahwa Ragunan sudah seperti tempat wisata yang sangat terjangkau bagi masyarakat menengah, sehingga kenaikan tarif hingga Rp 10 ribu dinilai terlalu tinggi.
“Karena kan Ragunan tempat wisata yang sangat terjangkau buat warga menengah ke bawah,” ucap Fitri.
Senada, warga lainnya, Anita, juga mengaku tak sepakat dengan adanya wacana kenaikan tarif. Ia menganggap, Taman Margasatwa Ragunan diperlukan masyarakat, khususnya anak-anak mengenal flora dan fauna.
"Ya kalau bisa jangan dinaikkan lah, keberatan kita masyarakat umum. Apalagi kita nanti yang bawa anak-anak sekolah kan, sebagai untuk ilmu pengetahuan kan, pengetahuan umum fauna dan flora di sini,” jelas Anita.
Sebelumnya, Komisi C DPRD DKI Jakarta dan pengelola Ragunan telah menyepakati adanya kenaikan harga ke depannya. Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta, Dimaz Raditya, mengungkapkan, rencana penyesuaian tarif diambil untuk meningkatkan fasilitas dan layanan di area Ragunan.
Dimaz menilai, tarif Rp 4.000 untuk dewasa dan Rp 3.000 untuk anak-anak kurang relevan dengan pendapatan warga Jakarta saat ini.
"Tarif Ragunan ini sudah 20 tahun tidak pernah naik. Sementara, kondisi ekonomi dan pendapatan masyarakat Jakarta terus meningkat," ujar Dimaz dalam keterangannya, Sabtu (5/9).
Maka dari itu, Dimaz mengungkapkan, Komisi C DPRD DKI Jakarta berencana melakukan penyesuaian tarif masuk Ragunan di angka Rp 10.000.
Menurutnya, angka Rp 10.000 masih rasional dan ramah di kantong jika dibandingkan dengan beberapa destinasi wisata di Jakarta, seperti Ancol dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
"Tarif sekarang paling mahal Rp 4.000. Rencana akan dinaikkan menjadi Rp 10.000, tetapi masih terus kami kaji perihal angka," tutur dia.
Reporter: Nabilah Siti Nurhikmah
