Katib Aam PBNU KH Ahmad Said Ansori Jadi Khotib Saat Wukuf di Arafah
ยทwaktu baca 2 menit

Ratusan ribu jemaah haji Indonesia akan menjalani wukuf yang menjadi rukun haji di Arafah. Jemaah haji akan menjalani wukuf dari dalam tenda.
Wukuf akan dimulai dari Salat Zuhur disusul dengan pembacaan khotbah wukuf. Kali ini, Kementerian Agama menunjuk Katib Aam PBNU KH Ahmad Said Ansori sebagai khotib dalam wukuf tahun ini.
Tema khotbah kali ini, yakni Wukuf di Arafah, Meneguhkan Persaudaraan dan Semangat Kebangsaan.
Jemaah haji Indonesia menempati ribuan tenda yang telah disiapkan. Biasanya, di sejumlah tenda juga menggelar Salat Zuhur berjemaah dan khotbah wukuf secara mandiri. Biasanya, dipimpin oleh para pembimbing ibadah mereka masing-masing.
Para jemaah sudah bergerak dari hotel ke Arafah sejak Rabu (4/6) hingga Kamis (5/6) pagi. Jemaah langsung menempati tenda-tenda yang telah disiapkan.
Jemaah akan menjalani wukuf di Arafah sampai sekitar waktu Magrib. Jemaah lalu diarahkan ke Muzdalifah untuk berdiam sebentar untuk menunggu keberangkatan ke Mina.
Kemenag sudah menyiapkan skema murur. Murur merupakan skema jemaah dari Arafah hanya melintas saat di Muzdalifah, tidak turun dari bus, langsung ke Mina.
Sementara, skema tanazul secara resmi tidak diizinkan oleh pemerintah Arab Saudi. Tanazul merupakan skema, jemaah dari Arafah hanya melintas Muzdalifah dan Mina, langsung menuju ke hotel transit.
Jemaah akan melontar jumrah dari hotel menuju jamarat. Setelah itu kembali lagi ke hotel, bukan tenda Mina.
Sementara, khotbah wukuf yang diselenggarakan oleh Pemerintah Arab Saudi akan dibacakan oleh Syeikh Saleh bin Abdullah bin Humaid. Syeikh Humaid merupakan salah satu imam Masjidil Haram.
