KDM Telepon Menteri P2MI Bahas Gadis Sukabumi yang Disekap di China

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi. Foto: Dok. Humas Pemprov Jabar
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi. Foto: Dok. Humas Pemprov Jabar

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan telah menghubungi Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Mukhtarudin, terkait gadis Sukabumi berinisial RR (23 tahun) yang disekap di China.

"Saya sudah menelepon menteri, tadi menteri yang baru kan, sahabat saya kebetulan, Pak Mukhtarudin, untuk segera menindaklanjuti," kata gubernur yang akrab disapa KDM atau Kang Dedi Mulyadi itu kepada wartawan di Gedung Sate, Jumat (19/9).

Dedi menilai persoalan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang terus berulang di Jabar harus ditangani dengan cepat.

KDM menambahkan, pemerintah daerah tidak akan tinggal diam dalam setiap kasus yang merugikan warganya.

"Kemarin ada TKI di Korea yang tidak bisa pulang, sudah kita bantu pulangkan. Hari ini ada masalah lagi, ya kita tangani," jelasnya.

Kisah Tragis RR

Ilustrasi perempuan korban. Foto: Doidam 10/Shutterstock

Tragisnya perjalanan hidup RR diungkap oleh pengacara RR, Rangga Suria Danuningrat, Rabu (17/9).

RR disekap, dipaksa menjadi budak seks setiap hari hingga ia ingin mengakhiri hidupnya.

"Pengakuan RR, setiap hari dijadikan objek seksual, dieksploitasi terus-terusan, disiksa, disekap. Dia minta pulang, kalau enggak kuat mah pengin bunuh diri," kata Rangga.

RR ke China atas penipuan sindikat perdagangan orang di Cianjur, Bogor, Jakarta. Para pelaku sindikat itu, yakni pria berinisial JA, Y, A, dan L alias KG, telah dilaporkan ke polisi.

Polisi menerima laporan tersebut dengan nomor: STTLP/B/451/IX/2025/SPKT/POLRES SUKABUMI KOTA/POLDA JAWA BARAT.