Kebaikan Kecil Polisi Kanada untuk Pengutil di Toko

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Polisi Kanada (Foto: Reuters)
zoom-in-whitePerbesar
Polisi Kanada (Foto: Reuters)

Sekecil apa pun sebuah kebaikan, akan sangat berarti bagi orang yang membutuhkannya. Sebuah kasus pencurian di Kanada menjadi contohnya. Kebaikan kecil polisi membuat seorang pengutil mendapatkan pekerjaan yang halal untuk menghidupi keluarganya.

Dikutip dari media Kanada The Globe and Mail, peristiwa ini terjadi pekan lalu. Saat itu, polisi Niran Jeyanesan dan rekannya dipanggil ke Walmart kota Toronto untuk menangkap remaja 18 tahun yang tertangkap basah mengutil.

Menurut Jeyanesan, barang-barang yang dicuri remaja itu bukan barang yang biasa dicuri, yaitu kemeja tangan panjang, dasi, dan sepasang kaus kaki.

Ketika ditanya mengapa ia mencuri benda-benda itu, dia mengaku terpaksa melakukan karena perlu pakaian yang layak untuk wawancara kerja, sementara dia tidak punya uang sama sekali. Keluarganya baru kehilangan rumah dan ayahnya, yang selama ini mencari nafkah, mengalami sakit berat.

Remaja itu ingin mencari kerja untuk menghidupi keluarganya, termasuk adik-adiknya yang masih kecil. Remaja yang tidak disebut namanya itu kemudian dibawa ke kantor polisi.

Tanpa sepengetahuannya, Jeyanesan membeli barang-barang yang dicuri remaja tersebut. Remaja itu kemudian dibebaskan tanpa dakwaan, dan diberikan pakaian baru untuk wawancara kerja.

Jeyanesan mengatakan, mereka selalu mengorek pengakuan dari semua pelaku kejahatan. Menurut dia, para pencuri biasanya punya masalah sehingga terpaksa melakukan tindakan tersebut.

"Kami tidak membenarkan pengutilan, tapi di balik semua kejahatan, ada alasan mengapa mereka melakukannya," lanjut Jeyanesan.

Kisah kebaikan polisi Kanada ini berakhir dengan kebahagiaan. Berkat kebaikan tersebut, remaja pengutil itu berhasil mendapatkan pekerjaan di sebuah perusahaan.

Kepolisian Toronto juga membantu ayah remaja itu untuk mendapatkan pekerjaan lagi.

"Kami mencari pekerjaan melalui beberapa kawan yang ingin membantu," ujar kepolisian Toronto.