Kebakaran di Semeru Padam, Petugas BPBD Tetap Siaga

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pendaki di Gunung Semeru Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pendaki di Gunung Semeru Foto: Shutter Stock

Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terjadi di Gunung Semeru, Jawa Timur, sudah padam pada Jumat (20/9) malam. Sejumlah titik api sudah tak terlihat.

Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, Satriyo Nurseno, menyatakan pihaknya tetap bersiaga di sekitar lokasi untuk memastikan tak ada api yang muncul lagi.

“Informasi terakhir dari temen-temen, sudah padam. Cuma temen-temen masih standby karena ditakutkan muncul lagi ada api,” ujar Satriyo saat dihubungi, Sabtu (21/9).

Kebakaran di Gunung Semeru. Foto: dok BPBD Jatim

Sementara itu, hingga kini jalur pendakian Kalimati belum bisa dibuka. Pendaki hanya bisa sampai pada pendakian Ranu Kumbolo. “Masih (ditutup) seperti kemarin,” terangnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran yang melanda Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) meliputi area seluas 6,5 hektare di Blok Ngamprong Resort PTN Ranupani dan area seluas 11,4 hektare di Blok Mentigi Renteng Resort PTN Senduro.

video youtube embed

Kebakaran melanda Semeru sebelumnya terjadi pada Senin (16/9) dan sudah bisa dipadamkan keesokan harinya. Namun, api kembali muncul pada Kamis (19/9) di dua lokasi, yakni Blok Mentigi Renteng wilayah Lumajang, dan Blok Ndadanan wilayah Probolinggo.