Kebakaran di Vihara Samudra Bhakti Bandung Padam

Api yang membakar Vihara Samudra Bhakti Bandung, Selasa (5/2/2019), berhasil dipadamkan. Saat ini, petugas pemadam kebakaran masih melakukan pendinginan.
"Api sudah padam, tapi belum aman itu SOP (Standar Operasional Prosedur). Api sudah padam, kita harus pastikan dingin," ucap Kepala Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penanggulan Bencana (DPKPB), Ferdi Ligaswara di vihara, Jalan Klenteng, Bandung, Jabar, Selasa (5/2).
Menurut Ferdi, ada banyak faktor yang membuat petugas kesulitan dalam memadamkan api. Mulai dari keberadaan lilin-lilin besar sampai bangunan lain yang terintegrasi dengan bangunan yang terbakar. "Tim kita dibagi tiga. Tim pemadaman yang melakukan pemadaman secepat mungkin. Tim kedua adalah pemblokiran isolasi, isolasi struktur teknis dan penyemprotan kepada titik yang belum terbakar diupayakan tidak merembet. Dan tim ketiga adalah evakuasi," tambah dia.
Selain itu, kata Ferdi, keramaian dan embusan angin yang besar di sekitar lokasi sempat membuat petugas kesulitan untuk mencapai titik api. Tak kurang dari 18 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk memadamkan api. "Ketika tim kami datang dan saat ini adalah hari libur Imlek dan saudara-saudara sedang melaksanakan (perayaan Imlek). Tentu di dalamnya ada bahan-bahan yang mudah terbakar. Lilin, sangat banyak lilin," katanya.
"Tim kita masuk cukup panas. Sekarang sudah masuk tahap pendinginan. Alhamdulillah kanan-kiri bangunan (tak terbakar). Kita bisa melakukan pemblokiran dan tak merembet ke area sekitar," ucap dia.
Api pertama kali muncul pada pukul 10.41 WIB. Butuh waktu dua jam bagi petugas untuk memadamkan api. Saat terjadi kebakaran, Vihara Samudra Bhakti disesaki warga yang tengah beribadah.
