Kebakaran Gedung di PIK 2, 3 WNA China Dievakuasi Usai Terjebak Asap

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Pemadam Kebakaran. Foto: Renovacio/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pemadam Kebakaran. Foto: Renovacio/Shutterstock

Kebakaran terjadi di sebuah gedung yang masih dalam tahap pembangunan di kawasan Day Night District (DND), Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Senin (3/8). Dalam peristiwa itu, tiga warga negara asing (WNA) asal China dievakuasi setelah terjebak asap.

Komandan Damkar Pos Kosambi Ahmad Husni mengatakan, ketiga WNA tersebut berhasil dievakuasi dari dalam gedung.

“Tiga WNA asal China (dievakuasi). Kejebak asap,” kata Husni saat dikonfirmasi, Senin (3/8).

Husni menjelaskan, bangunan yang terbakar belum beroperasi karena masih dalam proses pembangunan. Gedung itu direncanakan menjadi lokasi hiburan dengan sejumlah ruangan karaoke yang menggunakan material peredam suara.

“Ini kan gedung belum jadi ya, masih, masih pembangunan. Jadi yang terpapar ini ruangan-ruangan peruntukan gedung Space One ya, perencanaannya ke depan buat hiburan gitu, karaoke segala macam gitu,” ujarnya.

“Nah di dalamnya itu kan banyak ruangan-ruangan peruntukan karaoke, kedap suara gitu. Jadi gedung ini kan emang didesain untuk dindingnya itu dari lapisan glasswool itu ya,” sambung dia.

Petugas pemadam hingga kini masih melakukan proses pendinginan di lokasi. Menurut Husni, proses pemadaman terkendala kondisi di dalam gedung yang gelap dan masih dipenuhi asap.

“Kita untuk situasi saat ini ya masih proses pendinginan aja di dalam. Kendalanya kan di sini yang pertama gelap, yang keduanya panas. Makanya kita masih berusaha ini ngeluarin supaya asap itu keluar gitu,” ungkapnya.

Peristiwa kebakaran itu juga sempat viral di media sosial. Dalam video yang beredar, terlihat kepulan asap hitam membubung tinggi dari gedung yang terbakar.