Kebakaran Bromo Meluas hingga 70 Ha, Drone Water Spray-Helikopter Diterjunkan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Foto udara sejumlah petugas berupaya memadamkan kebakaran hutan di Blok Bantengan, kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Selasa (4/8/2026). Foto: Irfan Sumanjaya/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Foto udara sejumlah petugas berupaya memadamkan kebakaran hutan di Blok Bantengan, kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Selasa (4/8/2026). Foto: Irfan Sumanjaya/ANTARA FOTO

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur. Kebakaran ini pertama kali dilaporkan pada Senin (3/8) sekitar pukul 17.00 WIB di wilayah Ranu Pani, Kabupaten Probolinggo.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jawa Timur, Gatot Soebroto, mengatakan berdasarkan data Pusdalops pada Kamis (6/8), luas area yang terbakar hingga 70 hektare.

"Sementara yang terdampak kebakaran mencapai ± 70 hektare. Vegetasi yang terbakar meliputi cemara gunung, mentigen, akasia dan semak belukar. Hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa," ujar Gatot kepada wartawan, Kamis (6/8).

Gatot menyampaikan, upaya pemadaman masih terus dilakukan. Petugas menghadapi sejumlah kendala di lapangan untuk memadamkan api.

"Titik api berada di lereng Kaldera Bromo dengan kontur terjal dan disertai angin kencang sehingga api cepat merambat ke bagian tebing yang lebih tinggi," ucapnya.

Sejumlah petugas berupaya memadamkan kebakaran hutan di Blok Bantengan, kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Selasa (4/8/2026). Foto: Irfan Sumanjaya/ANTARA FOTO

Ia mengatakan, tim gabungan yang terjun di lapangan menggunakan 2 strategi pemadaman.

Di bagian bawah tebing dilakukan pemadaman dengan mengoperasikan 1 unit drone water spray berkapasitas 150 liter dan 1 unit truk. Sementara, di bagian atas tebing, petugas gabungan melakukan pemadaman manual dengan cara gepyok.

Petugas BPBD Jatim bersiap memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menggunakan drone di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, Kamis (6/8/2026). Foto: BPBD Jatim

"Kami juga mengerahkan 1 unit truk pemadam kebakaran dan 1 unit mobil L300 bermuatan tandon air untuk mendukung suplai air di lokasi," katanya.

Rencananya, kata Gatot, hari ini, Kamis (6/8), BNPB akan menerjunkan satu unit helikopter yang didatangkan dari Palangka Raya untuk mempercepat pemadaman karhutla di kawasan Bromo.

"Semoga dukungan ini bisa mempercepat proses pemadaman api yang terjadi di Bromo ini," ucap dia.

Petugas BPBD Jatim memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, Kamis (6/8/2026). Foto: BPBD Jatim

Pihak Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) juga telah menutup sebagian kawasan wisata Gunung Bromo sejak Senin, 3 Agustus 2026 pukul 22.00 WIB.

"Penutupan juga dilakukan di pintu masuk dari arah Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang hingga waktu yang belum ditentukan," ujar dia.

Dugaan sementara penyebab kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Bromo pada awal Agustus 2026 adalah gesekan vegetasi kering di tengah musim kemarau yang memicu timbulnya titik api.