Kebakaran Melanda 9 Rumah di Padangsidimpuan, 1 Orang Tewas

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kebakaran sembilan rumah warga di Padangsidimpuan, Sumatera Utara, Jumat (25/9/2026). Foto: Dok. Polres Padangsidimpuan
zoom-in-whitePerbesar
Kebakaran sembilan rumah warga di Padangsidimpuan, Sumatera Utara, Jumat (25/9/2026). Foto: Dok. Polres Padangsidimpuan

Kebakaran melanda rumah warga di Jalan Muhammad Tohir Daulay, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, pada Jumat (25/9) sekitar pukul 03.00 WIB. Akibatnya, sembilan rumah warga hangus terbakar dan satu orang tewas.

Kasi Humas Polres Padangsidimpuan, AKP Ida Meri, mengatakan bahwa awalnya kebakaran berawal dari salah satu rumah warga milik Rahmat Pulungan, kemudian merambat ke rumah lain.

"Kebakaran diduga bermula dari rumah milik warga, kemudian api merambat ke rumah warga lainnya yang berada di sekitar lokasi," kata Meri dalam keterangannya, Jumat (25/9).

Sebanyak sembilan rumah warga hangus terbakar di lokasi dan empat rumah lainnya juga terdampak terkena rembesan api namun sempat dipadamkan.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.10 WIB, setelah lima mobil pemadam kebakaran turun untuk memadamkan api.

Tim Inafis Polres Padangsidimpuan kemudian melakukan penanganan terhadap korban tewas bernama Rahmat Pulungan (23) saat ditemukan di dalam rumahnya.

"Korban ditemukan meninggal dunia akibat kebakaran," ucap Meri.

Kebakaran sembilan rumah warga di Padangsidimpuan, Sumatera Utara, Jumat (25/9/2026). Foto: Dok. Polres Padangsidimpuan

Meri menuturkan, berdasarkan keterangan warga bahwa korban diketahui tinggal sendirian di dalam rumah.

"Informasi mengenai kondisi pribadi korban masih memerlukan verifikasi lebih lanjut," tutur Meri.

Meri mengatakan, penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik. Namun, pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran.

Akibat kebakaran tersebut para warga mengalami kerugian material sekitar Rp 2 miliar.