Kebakaran Pabrik Limbah B3 di Karawang Padam, Ada Petugas Damkar yang Terluka
·waktu baca 2 menit

Kebakaran hebat melanda pabrik pengelolaan limbah B3 milik PT. Dame Alam Sejahtera di Jalan Raya Rengasdengklok, Tunggakjati, Kecamatan Karawang Barat sejak Kamis (23/10) malam. Pada Jumat (24/10) pagi, kebakaran sudah berhasil dipadamkan.
Kebakaran diduga berasal dari tumpukan limbah oli yang mudah terbakar. Api dengan cepat membesar dan melahap seluruh isi gudang limbah.
Peristiwa itu diketahui sempat membuat warga panik karena lokasi kebakaran berdempetan dengan permukiman warga.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, Rohmat Ilyas, memastikan sekitar pukul 06.00 WIB api berhasil dipadamkan.
"Sedang pendinginan, alhamdulillah udah bisa dikuasai pas jam 6 tadi, tinggal pendinginan, clear area," kata dia saat dihubungi kumparan.
Rohmat menyebut, laporan masuk terkait kebakaran itu diterimanya pada Kamis malam sekitar pukul 22.00 WIB. "Ada tujuh unit mobil Damkar yang kami kerahkan ke lokasi," jelasnya.
Besarnya kobaran api di lokasi tersebut, menurutnya sempat membuat petugas kesulitan. Titik api meluas ke berbagai arah karena bersumber dari cairan oli.
"Api terus menyala walaupun sudah disiram air dan bahan pemadam. Petugas kita juga ada yang terluka jatuh," kata Rohmat.
Dia memastikan tak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Belum diketahui jumlah kerugian akibat kebakaran ini.
"Kerugian kita belum tahu, harus tanya ke ownernya karena semalam kita fokus pemadaman," tandasnya.
Terpisah, salah seorang warga setempat, Asep Badru, menyebutkan awalnya warga melihat kepulan asap. Namun selang beberapa saat, kepulan asap berubah menjadi kobaran api.
"Hawa panasnya kerasa ke permukiman kami. Padahal sepanjang hari kemarin diguyur hujan cukup lebat," tuturnya.
Peristiwa itu, sambung Asep, membuat warga panik. Mereka berupaya menyelamatkan barang berharganya masing-masing dengan cara mengeluarkan dari dalam rumah dan membawa ke tempat aman.
"Panik, takutnya merembet ke permukiman," katanya.
