Kebakaran RS Syekh Yusuf di Gowa: Hanguskan Ruang Radiologi, Tak Ada Korban Jiwa
ยทwaktu baca 2 menit

Kebakaran melanda Rumah Sakit Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada Jumat (29/5) siang tadi. Api melahap gedung Instalasi Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Rumah Sakit (IPSRS) dan ruangan Radiologi.
Direktur Utama RS Syekh Yusuf Gowa, dr. Gaffar T Karim, mengatakan api berawal dari sayap kiri gedung rumah sakit.
"Dari informasi nakes (tenaga kesehatan) tadi, ada petugas laundry tadi, Mace ya, melaporkan melihat asap di sebelah sayap kiri rumah sakit ini," kata Gaffar kepada wartawan usai kejadian.
Setelah melihat api, petugas keamanan rumah sakit langsung mencoba memadamkan api memakai alat pemadam api ringan (APAR), namun api cepat membesar dan menghanguskan ruangan yang tak jauh dari ruangan IGD tersebut.
"Ada kabel yang terbakar. Mereka langsung mengambil inisiatif cari bantuan, ada tiga APAR yang digunakan. Di saat yang sama, orang lagi salat Jumat. Itu langkah pertama," bebernya.
Akibat peristiwa ini, sejumlah pasien dilaporkan panik dan dievakuasi.
12 Unit Dikerahkan
Sebanyak 12 unit armada dari Damkar Gowa dan Kota Makassar diterjunkan ke lokasi.
"Armada kami itu, kekuatan penuh itu lima unit. Kemudian Makassar ada tujuh. Kemudian terdiri dari kurang lebih 50 personel," kata Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Damkar Gowa, Syamsul Bahri, kepada wartawan di lokasi.
Ia menjelaskan, pihaknya menerima laporan RS Syekh Yusuf terbakar sekitar pukul 12.36 WITA. Ia pun langsung menerjunkan sejumlah armada ke lokasi dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.
"Saat itu seluruh karyawan lagi salat Jumat. Ada teriak-teriak kebakaran. Setelah salat Jumat, baru mereka menghubungi kami," ucapnya.
Damkar langsung berjibaku memadamkan api. Syamsul mengatakan langkah awal dilakukan memblokade api agar tidak menjalar ke bangunan lain. Alhasil upaya tersebut berhasil dan api juga dengan cepat dikuasai.
"Setengah jam api sudah dapat kami kuasai. Kemudian setengah jam lagi itu kita melakukan pendinginan, mengurai material-material yang terbakar, maupun yang berpotensi akan terbakar," sambungnya.
Tak Ada Korban Jiwa, Diduga Korsleting
Tidak ada korban jiwa dari insiden ini. Sementara itu, penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik.
"Korban jiwa tidak ada, dan saat ini itu kami baru melakukan identifikasi, melakukan asesmen. Nanti mungkin dapat kami simpulkan, termasuk kerugian-kerugian lainnya," kata Syamsul.
Saat ini, petugas telah berhasil memadamkan api. Sementara itu, polisi telah memasang garis polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut.
