Kebakaran Rumah di Tanah Abang Padam, Warga Duga Api dari Korsleting Listrik

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas damkar menuju lokasi kebakaran yang melanda rumah di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (26/8/2026). Foto: Nabilah Siti/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Petugas damkar menuju lokasi kebakaran yang melanda rumah di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (26/8/2026). Foto: Nabilah Siti/kumparan

Kebakaran terjadi di Jalan Dukuh Pinggir I, Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Rabu (24/8) malam telah padam. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.47 WIB.

Kebakaran ini menghanguskan sebuah rumah dan sebuah kontrakan di kawasan tersebut. Api melahap keduanya dengan sangat cepat.

Petugas damkar menuju lokasi kebakaran yang melanda rumah di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (26/8/2026). Foto: Nabilah Siti/kumparan

Menurut kesaksian warga setempat bernama Cecep Sunarya, kebakaran ini diduga berawal dari korsleting listrik di kontrakan. Api kemudian merembet ke rumah warga yang berada di dekatnya.

Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, akibat kebakaran tersebut arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami kepadatan.

Petugas damkar menuju lokasi kebakaran yang melanda rumah di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (26/8/2026). Foto: Nabilah Siti/kumparan

Bahkan, ruas jalan dari arah Thamrin menuju Stasiun Karet sempat ditutup sementara oleh petugas untuk memberi akses bagi mobil pemadam kebakaran serta memperlancar proses evakuasi dan pemadaman.

Meski akses jalan raya sempat ditutup, perjalanan kereta di lintasan Stasiun Karet dilaporkan tetap berjalan normal dan tidak terpengaruh oleh insiden kebakaran tersebut.

Petugas damkar menuju lokasi kebakaran yang melanda rumah di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (26/8/2026). Foto: Nabilah Siti/kumparan

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penelusuran pihak berwenang. Dampak kebakaran juga tengah ditaksir.

Reporter: Nabilah Siti Nurhikmah