Kebakaran Terjadi di Gili Lawa Darat karena Ulah Tim Foto Prewedding

3 Agustus 2018 10:24
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Kondisi kebakaran di Gili Lawa, Nusa Tenggara Timur (2/8). (Foto: Twitter @fabulousbahtiar)
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi kebakaran di Gili Lawa, Nusa Tenggara Timur (2/8). (Foto: Twitter @fabulousbahtiar)
ADVERTISEMENT
Kebakaran kembali melanda kawasan Taman Nasional Komodo. Kali ini terjadi di lahan hutan daerah Gili Lawa Darat, kawasan Labuhan Bajo, di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Kamis (2/8) malam.
ADVERTISEMENT
Peneliti flora fauna yang tergabung di Balai Taman Nasional Komodo, Kefi, mengatakan kebakaran tersebut terjadi karena adanya kegiatan foto prewedding yang menggunakan efek api dalam sesi pemotretan di kawasan tersebut.
"Ini unsur kesengajaan atau tidak kita belum tahu, tapi mungkin kelalaian karena menggunakan foto prewedding pakai bunga api," ujar Kefi saat dikonfirmasi kumparan, Jumat (3/8).
Kondisi di Gili Lawa, Nusa Tenggara Timur usai terjadi kebakaran (2/8). (Foto: Twitter @putuprad)
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi di Gili Lawa, Nusa Tenggara Timur usai terjadi kebakaran (2/8). (Foto: Twitter @putuprad)
Kefi mengatakan kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WITA hingga kemudian sekitar pukul 03.00 WITA api berhasil dipadamkan.
"Kita langsung sigap menangani lewat teman-teman yang bertugas di lapangan," katanya.
Kefi menyebut kebakaran tersebut melahap kurang lebih 10 hektar kawasan tanpa penghuni tersebut.
"Itu hanya berisi beberapa ekor hewan rusa aja, kalau komodonya enggak di situ," ujarnya.
ADVERTISEMENT
Saat ini api sudah berhasil dipadamkan. Kefi menuturkan oknum yang melakukan foto prewedding tersebut sudah diamankan oleh pihak kepolisian untuk penyelidikan.
"Tersangkanya lagi diproses secara hukum di Polres," kata Kefi.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020