Kecelakaan 2 Truk di Tol Cipularang KM 75, Muatan Cat 'Lumuri' Jalan

Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk pengangkut cat dan truk proyek terjadi di Tol Cipularang Km 75 arah Jakarta, Selasa (20/10). Akibat kejadian tersebut, muatan cat tumpah ke lajur 2, sementara truk proyek terbalik.
Kepala Induk Patroli Jalan Raya (PJR) Tol Cipularang, Kompol Joko, mengatakan kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 10.10 WIB.
"Terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua kendaraan truk di KM 75 arah Jakarta. Satu orang mengalami luka ringan," kata Joko dalam keterangannya, Selasa (20/10).
Berdasarkan laporan kejadian, kedua kendaraan melaju dari arah Bandung menuju Jakarta. Kendaraan pertama merupakan truk ringan proyek bernomor polisi D 8421 UZ, sedangkan kendaraan kedua adalah Mitsubishi light truck bernomor polisi B 9599 UDA yang mengangkut cat.
Saat kejadian, truk proyek tengah bersiap melakukan pekerjaan patching atau penambalan jalan di bahu tol. Area pekerjaan tersebut telah dilengkapi rambu-rambu pengamanan.
Namun, Mitsubishi light truck yang melaju terlalu ke kiri diduga menyenggol bagian belakang truk proyek. Benturan tersebut membuat truk proyek terdorong hingga terbalik miring dengan posisi roda kiri berada di atas dan masuk ke area right of way (ROW) atau ruang milik jalan tol.
Sementara itu, truk pengangkut cat oleng ke kanan sehingga muatannya tumpah ke lajur 2.
Kecelakaan diduga karena kurangnya antisipasi pengemudi saat melintas di lokasi pekerjaan jalan.
"Dugaan sementara, faktor yang memengaruhi kecelakaan adalah pengemudi kurang antisipasi," ujarnya.
Dalam insiden tersebut, seorang mandor bernama Muhaemin mengalami luka ringan.
"Korban sudah dievakuasi oleh petugas dan dibawa ke RS Abdul Razak, Purwakarta," kata Joko.
Petugas PJR Cipularang bersama unsur terkait langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan. Langkah yang dilakukan meliputi pendataan identitas pengemudi dan kendaraan, evakuasi korban, serta pengamanan kendaraan yang terlibat.
Petugas juga mengevakuasi kendaraan dan membersihkan muatan cat yang tumpah ke jalan untuk mendukung kelancaran lalu lintas.
Kedua kendaraan kemudian diamankan ke tempat penyimpanan kendaraan derek di Jatiluhur. Selain itu, kecelakaan tersebut mengakibatkan kerusakan pada guardrail atau pagar pengaman jalan tol. Besaran kerugian sarana tol masih dalam proses pendataan.
