Kecelakaan Maut di Alas Kemlagi Mojokerto, Truk Tabrak Mahasiswi hingga Tewas

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Evakuasi korban kecelakaan di Alas Kemlagi, Mojokerto, Selasa (7/7/2026). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Evakuasi korban kecelakaan di Alas Kemlagi, Mojokerto, Selasa (7/7/2026). Foto: Dok. Istimewa

Kecelakaan maut antara truk dengan pengendara motor terjadi di Alas Kemlagi, tepatnya di Desa Kedungwaru, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Selasa (7/7). Seorang mahasiswi tewas dalam insiden tersebut.

Korban yakni Natasyalya Edinda Putri (20) warga Dusun Cendoro, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. Mahasiswi itu mengendarai motor Honda Scoopy dengan nopol S 2447 SM.

Sementara truk Fuso nopol B 9370 VO dikendarai oleh Heru Santoso (50), warga Desa Mojorejo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.

Informasi yang diterima, korban melaju dari arah Kemlagi mengarah Dawarblandong. Saat bersamaan truk boks datang dari arah berlawanan.

Kernet truk, Agung, mengatakan saat melintasi jalan menurun di kawasan Alas Kemlagi, posisi truk sedikit bergeser ke kanan karena membawa muatan yang cukup berat. Motor yang dikendarai korban datang dari arah berlawanan dengan kecepatan tinggi hingga akhirnya menghantam bagian depan sisi kanan truk.

"Jalannya menurun, posisi muatan berat, truk ini agak ke kanan, motor dari arah berlawanan melaju kencang, menabrak depan sisi kanan," kata Agung.

Benturan keras menyebabkan bagian depan sepeda motor korban hancur. Sementara truk mengalami penyok pada bagian bumper dan kabin depan.

Korban bersama sepeda motornya terseret beberapa meter hingga masuk ke kolong bagian depan truk. Akibat kecelakaan tersebut, Putri meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara teman yang dibonceng korban mengalami luka-luka dan segera dievakuasi ke RSUD RA Basoeni, Gedeg, Kabupaten Mojokerto, bersama jenazah korban untuk mendapatkan penanganan medis dan proses visum.

"Kondisi korban meninggal, yang satunya luka," terang Agung.

Peristiwa kecelakaan maut di jalur penghubung Mojokerto-Lamongan itu kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto Kota.

Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, serta mengamankan barang bukti berupa sepeda motor korban, truk boks, dan pengemudinya untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.